Kembali ke beranda

Surat-surat Umum

2 Petrus

Pengantar Surat 2 PETRUS

Surat 1 Petrus ditulis sesaat sebelum Kaisar Nero melakukan penyiksaan terhadap orang-orang Kristen. Sementara 2 Petrus ditulis dua hingga tiga tahun setelah peristiwa tersebut (antara 66-68 M). Fokus utama 1 Petrus adalah menguatkan jemaat dari berbagai tempat agar berani menghadapi penderitaan dan kesulitan. Sedangkan fokus 2 Petrus ini ada pada satu masalah utama yang terjadi dalam gereja. Penerima surat 1 Petrus sangat mungkin berbeda dari penerima surat 2 Petrus. Sepertinya penerima surat 2 Petrus ini adalah suatu gereja tertentu.

Masalah penting untuk diselesaikan di jemaat penerima surat 2 Petrus adalah adanya ajaran sesat yang berdampak pada adanya jemaat yang mulai meragukan iman mereka dan berbalik dari Kristus. Petrus melawan para bidat dengan mencela niatan jahat para pengajar palsu. Bagaimana caranya? Dengan menegaskan kembali supremasi kebenaran Kristiani, yaitu otoritas Alkitab, keutamaan iman, dan kepastian akan kedatangan Kristus yang kedua kalinya.

Dampak lain dari pengajaran bidat adalah beberapa orang percaya sangat mengingini adanya kelimpahan anugerah dan damai Allah dalam hidup mereka. Namun, mereka enggan untuk mengenal dan mengalami Allah melalui perenungan firman Tuhan dan doa. Untuk dapat menikmati hak istimewa yang telah Tuhan berikan kepada kita, maka kita perlu mengenal akan Allah dan akan Yesus Kristus. Pengenalan akan Allah dan Yesus Kristus tidak dapat dipisahkan karena karya keselamatan Allah hanya dapat dikenali melalui Yesus Kristus (Mat. 11:27)

Hal lain yang dihadapi oleh jemaat adalah cemoohan para pengajar sesat itu bahwa penghukuman Tuhan tak akan sungguh-sungguh terjadi. Penyepelean seperti ini berdampak pada jemaat untuk tidak serius menanggapi penghakiman Allah. Petrus mengingatkan dengan keras bahwa ketiadaan penghukuman itu hanya penundaan karena Allah menginginkan pertobatan. Saatnya akan datang, penghakiman yang tak terelakkan, dan penghukuman yang mengerikan pun akan dialami oleh mereka yang tidak bertobat. Surat 2 Petrus ini ada kemiripan dengan surat Yudas yang sepertinya juga mempermasalahkan ajaran sesat yang serupa.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA