Kitab Taurat
Kejadian
Pengantar Kitab Kejadian
Kejadian, kitab pertama dalam Alkitab, merupakan sebuah kitab yang menuliskan banyak peristiwa besar yang terjadi pada permulaan sejarah dunia ini. Sebut saja kisah penciptaan (psl. 1), kejatuhan manusia ke dalam dosa (psl. 3), peristiwa air bah (psl. 7), dsb. Pemaparan peristiwa-peristiwa tersebut dipercaya dilakukan oleh Musa, di bawah pengilhaman Roh Kudus.
Bukan hanya itu, Musa juga dipercaya sebagai penulis seluruh kitab Pentateukh (Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan). Beberapa bagian Alkitab menyatakan kesaksian tentang hal ini, seperti 1Raj. 2:3; 2Raj. 14:6; Ezr. 6:18; Neh. 13:1; Dan. 9:11-13; Mal. 4:4; Mrk. 12:26; Luk. 16:29,31, dsb. Dalam kitab Kejadian, kita melihat awal sejarah keselamatan dan penebusan yang dilakukan Allah bagi manusia. Di awali dengan kisah Adam dan Hawa yang tergoda bujuk rayu ular untuk memakan buah terlarang, akibatnya mereka mendapati diri mereka telanjang, lalu Allah membuatkan pakaian dari kulit hewan bagi mereka. Ada darah yang tertumpah akibat keberdosaan manusia pertama untuk menutupi akibat dari dosa manusia. Ini merupakan tipologi pertama bagi kematian Kristus untuk menebus dosa manusia. Selain itu, Kitab Kejadian juga menyediakan suatu landasan hakiki bagi semua penyataan Alkitab. Kitab ini memuat satu-satunya catatan yang dapat dipercaya mengenai awal alam semesta, umat manusia, perkawinan, dosa, kota-kota, bahasa, bangsa-bangsa, Israel, dan sejarah penebusan. Kisah dalam kitab ini ditulis sesuai dengan tujuan Allah, yaitu untuk memberikan umat perjanjian-Nya suatu pemahaman mendasar tentang diri-Nya, ciptaan, umat manusia, kejatuhan, kematian, penghakiman, perjanjian, dan penebusan manusia melalui keturunan Abraham.
Oleh karena itu, mempelajari Kitab Kejadian seharusnya membuat kita tunduk kepada Allah, yang telah menciptakan kita dan dunia ini. Kemahakuasaan-Nya nyata, dan kasih-Nya atas generasi demi generasi juga tidak berkesudahan. Maka, percaya dan taat kepada-Nya adalah satu-satunya pilihan dalam hidup manusia.