Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Berani Masuk Hadirat Tuhan
Jumat, 20 Maret 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Ibrani 10:19-25
Audio Ayat
Audio Renungan
Kemah Suci dan Bait Suci dalam Perjanjian Lama terdiri dari tiga bagian yaitu pelataran, ruang kudus, dan ruang Maha Kudus. Antara ruang yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh tirai besar (band. 2Taw. 3:14). Tabir tersebut menjadi penanda adanya jarak antara Allah dan umat-Nya. Tidak semua orang boleh masuk ke dalam ruang tersebut. Siapa saja yang melanggar ketentuan ini dan masuk ke tempat yang tidak seharusnya maka mereka akan mendapatkan hukuman berat dari Allah, yaitu kematian.
Dalam Perjanjian Baru, batasan-batasan tersebut telah dibuka oleh Kristus. Melalui peristiwa terbelahnya tabir Bait Suci saat kematian Yesus (band. Mat. 27:51) menjadi penanda tersingkapnya jalan yang baru bagi umat kepada Allah (20). Dengan demikian, orang percaya dapat beroleh akses pada sumber kehidupan yang kekal, yaitu Allah Tritunggal.
Kini, Yesus tidak hanya menjadi pengantara tetapi juga kepala Rumah Allah (21). Artinya, Dia memiliki wewenang untuk menentukan siapa yang boleh masuk ke rumah Allah, yaitu Surga mulia. Ia akan menyambut tiap orang percaya untuk masuk, tinggal, dan menikmati hadirat Allah selama-lamanya. Untuk beroleh hal tersebut, kita perlu dimurnikan kembali oleh Yesus (22). Sehingga orang beriman semakin peka akan kehendak-Nya, bertekun dalam iman, setia berpegang pada janji Allah (23), serta hidup dalam kasih dan perbuatan baik (24). Proses penyucian ini hanya dapat dilalui dengan baik bila setiap orang mau belajar untuk berelasi lebih intim dengan Allah dan sesama melalui pembacaan firman maupun persekutuan kasih (25).
Pada zaman ini, setiap orang percaya dapat datang secara langsung pada Allah. Tidak perlu lagi khawatir dan kerepotan membawa berbagai hewan kurban. Cukup dengan hati yang hancur dan rindu akan kasih-Nya, setiap orang beroleh kesempatan untuk masuk ke hadirat Tuhan.
Renungkan: Akses pada Allah telah dibuka selebar-lebarnya. Maukah kita memanfaatkannya dengan datang setiap hari dalam perenungan dan doa pribadi.
POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Bangkit dan Menjadi Terang (Yesaya 60:1) :
Doa untuk memancarkan kasih dan kebenaran Tuhan di tengah dunia yang gelap.