Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Bukan Kurban, Melainkan Iman

Rabu, 18 Maret 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Ibrani 10:1-10

Audio Ayat

Audio Renungan

Adil merupakan salah satu nilai luhur yang dihargai oleh setiap orang. Dalam hidup bermasyarakat, mereka membuat beberapa hukum untuk mengatur tercapainya keadilan bagi seluruh anggotanya. Salah satu aspek dari adil adalah setara. Artinya, sejajar, seimbang, atau sebanding. Jika seseorang berbuat dosa maka orang yang sama harus menanggung hukuman yang sama beratnya dengan dosa yang ia kerjakan.

Dengan menekankan nilai keadilan ini, penulis menunjukkan bahwa ritual penebusan dosa melalui pengorbanan binatang tidak sebanding dengan kesalahan dan akibat yang harus ditanggung manusia (4). Alasannya, karena binatang merupakan sosok yang lebih rendah dari manusia sehingga hewan tersebut tidak layak untuk menggantikan pribadi yang lebih tinggi. Sekalipun demikian, Allah dalam Perjanjian Lama menggunakan hal tersebut untuk melambangkan pengampunan dosa yang sempurna melalui Kristus (1). Karena itu, yang utama bukanlah kurban binatang melainkan kepercayaan dan ketaatan pada kehendak serta janji-Nya (5-8).

Dalam Perjanjian Baru, kehadiran Kristus menyempurnakan kurban yang terdahulu. Ia taat penuh mengerjakan kehendak Bapa. Ia mengorbankan diri-Nya untuk menebus kesalahan manusia satu kali untuk selama-lamanya (10). kini, Ia menyediakan keselamatan bagi umat yang beriman pada-Nya.

Anugerah hidup kekal hanya dapat diperoleh berdasarkan anugerah yang diterima dalam iman pada Allah. Sebab itu, setiap orang Kristen dipanggil untuk percaya dan teguh dalam mempertahankan iman pada-Nya. Selain itu, ritual ibadah dan persembahan yang kita beri bukanlah cara untuk membeli keselamatan kita. Sebaliknya, semua itu kita kerjakan sebagai ungkapan syukur karena kita telah diselamatkan.

Tekad: Tekun beribadah dan melakukan kehendak Allah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ungkapan terima kasih kita atas anugerah hidup kekal yang Ia berikan.

POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Damai Sejahtera di Tengah Badai (Filipi 4:6-7) : Memohon ketenangan hati dan pikiran yang melampaui segala akal dari Tuhan, bukan berdasarkan kekuatan diri sendiri.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA