Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Dibasuh oleh Yesus

Sabtu, 12 April 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Yohanes 13:1-11

Audio Ayat

Audio Renungan

Menyadari saat-Nya sudah tiba untuk kembali kepada Bapa (1,3), Yesus memusatkan pelayanan-Nya kepada kedua belas murid-Nya (Yoh. 13:1-17:26), yang dimulai dengan tindakan yang melandasi segala sesuatu yang akan terjadi berikutnya dalam hidup Yesus maupun para murid. Yesus membasuh kaki mereka. Inilah ungkapan kasih Yesus yang tiada tara, yaitu kasih hingga akhir hayat-Nya (13:1).

Dalam adat Yahudi, membasuh kaki biasa dilakukan orang sebelum masuk ke rumah, setelah menempuh perjalanan penuh debu. Membasuh kaki tidak dilakukan selagi makan. Karena itu, pembasuhan kaki yang dilakukan Yesus bukanlah kebiasaan sehari-hari, tetapi merupakan tindakan profetik yang melambangkan sengsara serta kematian-Nya. Perikop ini mengaitkan pembasuhan kaki itu dengan kematian Yesus. Pengkhianatan Yudas (2,11) telah merintis jalan bagi penyaliban-Nya. Yesus tahu bahwa Bapa telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya (3a), yakni kuasa untuk menyelesaikan misi penyelamatan-Nya. Yesus berkuasa untuk menyelamatkan karena Ia berkuasa untuk menyerahkan nyawa-Nya (10:17,18). "Saat-Nya" tiba untuk Yesus kembali kepada Bapa (1,3b) melalui kematian-Nya. Kata yang sama dengan "menyerahkan nyawa" dalam Yohanes 10:17-18 dipakai untuk "menanggalkan" jubah (4). Jadi, tindakan Yesus menanggalkan jubah-Nya dapat dilihat secara simbolik sebagai tindakan yang mengacu pada kematian-Nya. Makna pembasuhan kaki dijelaskan dalam dialog dengan Petrus (6-10).

Tugas yang dianggap hina dan rendah dilakukan Yesus untuk menubuatkan bagaimana Ia akan direndahkan dalam kematian. Ia perlu mati demi penyelamatan mereka yang percaya kepada-Nya. Dengan jalan inilah Ia memungkinkan kita memperoleh "bagian di dalam Dia" (8; bdk. Luk. 22:29-30) dan memperoleh "pembersihan" dari dosa (Yoh. 13:10; bdk. 1Yoh. 1:7), asal kita memberi diri kita dibasuh oleh-Nya.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA