Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Galaksi Kerekanan

Sabtu, 6 September 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Audio Ayat

Audio Renungan

Bagaimana tanggapan Anda bila ada komentar bahwa kebanyakan pola melayani orang Kristen dan gereja bertentangan dengan pola Allah dalam bekerja? Lebih spesifik, kecenderungan kebanyakan kita adalah lebih menyukai melayani secara mandiri daripada dalam tim.

O justru kecenderungan melayani secara mandiri paling sesuai dengan sifat kemahakuasaan dan kedaulatan Allah, mungkin demikian sergah Anda. Dan karena itu kita beranggapan bahwa para hamba Tuhan yang hebat –misalnya, Petrus, Paulus, Martin Luther, John Calvin, dan tokoh lain– adalah orang-orang yang sangat mandiri. Salah besar!

Pertama, mari kita renungkan bagaimana Allah yang Maha Kuasa bekerja. Ia melibatkan “kita” sebelum menciptakan manusia. Alkitab menyaksikan bahwa bukan Bapa saja yang mencipta dengan firman kuasa-Nya, “Roh Allah” melayang-layang bagai induk mengerami telur, dan “Hikmat” bermain-main serta melalui Dialah segala sesuatu diciptakan. Allah Bapa, Putra, dan Roh bertindak serasi dalam keesaan-Nya dalam Penciptaan, Pemeliharaan, dan Karya Penyelamatan.

Juga kita salah besar bila beranggapan bahwa makin hebat hamba Tuhan makin mandiri pula ia. Perikop ini contoh Paulus, seorang rasul berdaya terobos besar. Ia selalu bekerja dalam tim (ada Silas, Epafroditus, Titus, Timotius, dll.), ia pun membangun jejaring rekanan pelayanan dan perteman-an Kristen. Bahkan sampai jauh ke tempat yang belum ia kunjungi atau layani, ia sudah memiliki pertemanan dan jejaring yang bahu-membahu melayani. Ia menghargai dengan memberikan salut (salam) kepada yang pernah berjasa, yang memberi dukungan, dan bersungguh dalam perjuangan iman. Siapapun mereka, semuanya adalah orang kudus dan rekan sepelayanan dan seperjuangan Kristus. Seharusnya setiap orang mau bekerja sama satu sama lain agar Allah dimuliakan.

Renungkan: Setiap gereja, komunitas, dan yayasan rohani perlu saling mendukung agar galaksi kerekanan dalam Kristus semakin kukuh.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA