Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Imam Besar yang Menang
Rabu, 4 Maret 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Ibrani 2:10-18
Audio Ayat
Audio Renungan
Kematian merupakan salah satu hal yang ditakuti manusia. Kebanyakan dari mereka takut menghadapi maut sebab tidak ada jaminan baginya untuk hidup di Surga. Akan tetapi, bagi orang percaya ada jaminan keselamatan kekal dalam Kristus.
Janji yang Yesus berikan pada orang percaya merupakan satu kepastian sebab Ia telah menanggung hukuman dosa. Ia datang menjadi manusia untuk mewakili mereka menghadapi maut. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Ia mengalahkan Iblis dan menaklukkan kuasa maut (14-15).
Yesus Kristus adalah manusia yang sejati. Ia mengalami proses pertumbuhan, dapat merasakan lapar dan haus, serta mengalami penderitaan seperti orang pada umumnya. Itu sebabnya Ia menyebut manusia sebagai saudara-Nya (11-13). Dalam kondisinya sebagai makhluk yang fana, Yesus dapat mengerti dan merasakan pergumulan umat-Nya melawan dosa. Sekalipun digoda untuk berbuat yang tidak benar, namun Ia tetap tidak berbuat dosa. inilah perbedaan antara Yesus dan umat manusia.
Karena hidup-Nya yang kudus dan tanpa cela, Ia dapat menjadi Imam Besar yang mewakili umat manusia untuk memohon pengampunan Allah (16-18). Ia menjadi perantara umat untuk datang dan berdoa dihadapan Allah sepanjang waktu. Dengan demikian, Ia mendamaikan manusia dengan Bapa untuk selama-lamanya.
Orang Kristen masa kini dapat datang pada Allah, memohon ampun atas dosa kita, dan menyampaikan keinginan kita pada Tuhan setiap saat melalui Yesus Kristus. Ia adalah Imam Besar kita yang berdiri di hadapan Takhta Allah dan berdoa bagi umat sepanjang waktu. Ia mengerti kelemahan dan pergumulan orang percaya dalam dunia. Itu sebabnya umat Allah tidak perlu khawatir dalam menghadapi pergumulan bahkan kematian. Yesus telah menjamin semuanya itu bagi setiap orang yang beriman pada-Nya.
Renungkan: Anak-anak Allah dapat menjalani hidup dan menghadapi kematian dengan terus beriman pada Yesus.