Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Imamat Melkisedek

Rabu, 11 Maret 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Audio Ayat

Audio Renungan

Pada umumnya, seseorang yang memiliki jabatan lebih tinggi mempunyai wewenang untuk memberikan perintah atau pun berkat pada orang lain yang lebih rendah posisinya. Contohnya, pada tahun 1999 Ratu Elizabeth II memberikan gelar “Sir” pada Alex Ferguson atas prestasinya bagi dunia olahraga di Inggris. Ini merupakan anugerah spesial bagi Ferguson karena tidak semua orang dapat memperoleh gelar kehormatan ini.

Dalam nas hari ini, penulis Ibrani memakai prinsip tersebut untuk menunjukkan posisi Tuhan Yesus sebagai Anak Allah yang lebih tinggi daripada Abraham maupun para Imam dari suku Lewi. Dalam Perjanjian Lama, Allah menetapkan suku Lewi sebagai imam yang berhak memungut persepuluhan dari suku-suku Israel lainnya (Bil. 18:21). Bukan berarti orang Lewi lebih tinggi posisinya dari suku-suku lainnya. Ini hanya bagian dari pengaturan Allah agar Israel dapat menjalankan ibadah mereka dengan baik dan teratur. Sedangkan Abraham yang dihormati sebagai leluhur Israel ternyata tidak lebih tinggi daripada Melkisedek. Buktinya, Abraham diberkati dan memberikan persepuluhan kepada Melkisedek (1-2; band. Kej.14:19-20). Jika demikian, Keimaman Melkisedek jauh lebih tinggi dari keimamatan Lewi.

Penulis menjelaskan pribadi Melkisedek dengan menyebutnya sebagai Imam Allah yang Mahatinggi dan Raja Damai Sejahtera (1-2). Ia tidak memiliki orangtua, silsilah, tetapi memiliki sifat kekal dan menjadi imam Allah untuk selama-lamanya (3). Hal ini menunjuk pada sosok Mesianik yang berasal dari Allah yang abadi, yaitu Yesus Kristus.

Yesus adalah Imam Besar menurut peraturan Melkisedek (5:6,10). Artinya, posisi Kristus jauh lebih tinggi dari Abraham atau pun suku Lewi. Ia adalah Anak Allah yang menjadi perantara umat-Nya untuk selama-lamanya. Karena itu, umat Tuhan tidak perlu ragu untuk menaruh seluruh harapan mereka pada Yesus. Ia akan terus menyertai dan menuntun umat percaya dalam relasi yang intim dengan Allah.

Berdoa: Minta Tuhan beri kita iman yang teguh hanya pada Yesus Kristus.

POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Kepenuhan Roh Kudus (Efesus 5:18) : Meminta Roh Kudus menguasai hidup, memulihkan semangat, dan memberikan kuasa untuk pelayanan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA