Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Jangan Lari, Bertobatlah!
Minggu, 19 April 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
1 Petrus 1:1-2
Audio Ayat
Audio Renungan
Surat tertulis adalah sarana penting bagi orang zaman dahulu untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan. Melalui surat, Petrus memperkenalkan diri sebagai rasul Yesus Kristus. Sebelumnya ia seorang nelayan biasa. Namun, Yesus memanggilnya menjadi penjala manusia dan mengubah namanya menjadi Petrus, yang berarti batu. Dalam mengikuti Yesus, ia mengalami jatuh bangun, bahkan ia pernah menyangkal Yesus tiga kali. Lalu, Yesus memulihkannya sebagai rasul dan mengutusnya untuk menggembalakan domba-Nya.
Berbeda dengan Paulus yang dipilih untuk melayani orang-orang non Yahudi, Petrus memfokuskan diri melayani orang Yahudi. Namun, Petrus menulis satu surat kepada orang Kristen di perantauan, baik Yahudi maupun nonYahudi. Ia menyebut mereka sebagai orang-orang pendatang. Orang Kristen adalah pendatang di dunia, karena kewargaannya ada di surga.
Petrus menulis surat ini untuk menghibur dan menguatkan orang-orang tersebut karena mereka sedang mengalami penderitaan dan penganiayaan. Ia mengingatkan bahwa mereka telah dipilih sesuai rencana Allah, yaitu sejak kekekalan. Pilihan ini bukan berdasarkan perbuatan baik mereka, melainkan karena anugerah Allah dan karya Roh Kudus yang membuat mereka dilahirkan kembali dalam Kristus. Tujuannya adalah supaya mereka taat kepada Kristus dan menerima bagian dari hidup Kristus. Petrus juga berharap agar anugerah dan damai sejahtera semakin melimpah dalam hidup mereka agar melalui mereka, orang lain pun beroleh anugerah keselamatan dan damai sejahtera Allah.
Renungkan: Setiap kita yang beriman sungguh-sungguh kepada Kristus, pasti mengalami penderitaan karena iman kita. Karena itu, kita perlu saling menguatkan agar anugerah dan damai sejahtera terus nyata di dalam hidup kita dan juga mengalir kepada orang lain yang belum percaya.