Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Jati Diri Yesus Kristus
Sabtu, 3 Januari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Kolose 1:15-20
Audio Ayat
Audio Renungan
Siapa yang tidak tahu Bill Gates? Ia adalah pendiri dari Microsoft dan salah satu orang terkaya di dunia. Selain kaya, orangnya pun begitu dermawan. Pada tahun 2007, ia bersama Warren Buffet dan Mark Zuckenberg membuat perjanjian untuk menyumbangkan setengah kekayaan mereka bagi penyelesaian masalah kemanusiaan, seperti kelaparan dan pendidikan. Jika hari ini Anda sedang terlilit hutang besar dan tiba-tiba Bill Gates datang menawarkan bantuan untuk melunasi hutang Anda, apakah Anda akan percaya pada janji-Nya? Kemungkinan besar kita akan memercayainya, sebab kita mengenal sifat Bill Gates yang dermawan.
Mengenal siapa sebenarnya seseorang adalah hal yang penting dalam sebuah relasi. Karena itu, dalam bagian ini Allah menyatakan jati diri-Nya dan mengungkapkan rencana agung-Nya pada manusia. Ia menyatakan diri-Nya dalam wujud manusia agar manusia dapat berbicara dengan Dia (15). Bedanya, Kristus tidak berdosa dan kita berdosa.
Sebagai manusia, Ia adalah sang Pencipta segalanya, baik di Surga, di bumi, ataupun di bawah bumi (Ef. 6:12). Ia ada sebelum segala ciptaan ada. Ia kekal, tidak berawal dan tidak berakhir. Karena itu, Paulus dapat berkata bahwa Ia dan Bapa adalah satu. Sebab, seluruh kepenuhan Bapa ada di dalam Dia (19. bdk. Yoh.1:1,2).
Sebagai Allah, Ia ingin berelasi dengan manusia ciptaan-Nya. Hubungan ini digambarkan seperti kepala dan tubuh. Kristus adalah kepala dan jemaat adalah tubuh. Kepala adalah sumber kehidupan yang mengatur dan mengikat anggota tubuh menjadi satu kesatuan. Sebagaimana tubuh selalu tunduk pada kepala, begitu juga jemaat harus tunduk pada Kristus. Hanya di dalam Dia, kita akan menerima kebangkitan dan diperdamaikan dengan Allah untuk selama-lamanya (18-20).
Sebab Kristus adalah Allah itu sendiri, maka janji keselamatan tidak mungkin digagalkan oleh kuasa apa pun.
Respons: Bersyukur untuk keselamatan dari Allah.