Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kesatuan dalam Keberagaman
Rabu, 10 Desember 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Efesus 4:7-16
Audio Ayat
Audio Renungan
Bersatu bukan berarti menghilangkan keunikan masing-masing orang, dan juga bukan berarti meleburkan diri dalam sebuah komunitas sehingga kehilangan jati diri.
Dalam bagian ini, Paulus meneruskan pembahasan dengan menekankan bahwa panggilan Allah agar kita menjadi satu, tidak akan membuat kita kehilangan jati diri dan talenta atau kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita. Karena itu, Paulus menuliskan bahwa Allah tidak menganugerahkan kasih karunia yang sama kepada kita, tetapi masing-masing dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus (7). Paulus berbicara tentang anugerah Allah dalam konteks kemampuan jemaat melayani Allah. Di dalam gereja ada jemaat yang berfungsi sebagai rasul-rasul, nabi- nabi, pemberita-pemberita Injil, gembala-gembala, dan pengajar-pengajar (11). Semua fungsi ini menunjukkan bahwa: [1] setiap orang Kristen, tidak hanya pendeta atau pemimpin jemaat, memikul tanggung jawab untuk membangun tubuh Kristus sesuai karunia Tuhan yang ada di dalam dirinya; [2] setiap orang Kristen dapat mencapai kedewasaan rohani yang lebih matang dan iman yang stabil, sehingga tidak mudah untuk diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran (13-14); [3] setiap orang Kristen dimampukan menjaga prinsip-prinsip kebenaran Allah dalam bertingkah laku dan bertutur kata sehingga semakin bertumbuh ke arah Kristus (15).
Penjelasan di atas semakin mempertegas keyakinan kita, bahwa komunitas Kristen memiliki kesatuan dan persatuan yang sejati. Fungsi serta kemampuan yang Allah anugerahkan kepada kita, dapat kita pergunakan untuk membangun tubuh Kristus dan melayani Kristus.
Renungkan: Sudahkah anda terlibat dengan orang Kristen lain dalam membangun tubuh Kristus, dan melayani Kristus dengan kemampuan yang Allah anugerahkan untuk Anda?