Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kewajiban dalam Pernikahan
Minggu, 21 September 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
1 Korintus 7:1-6
Audio Ayat
Audio Renungan
Pergumulan orang tua, sekolah, dan gereja dalam menghadapi bahaya seks bebas di kalangan jemaat saat ini haruslah disikapi dengan serius. Bahaya yang sama menjadi pergumulan Paulus ketika ia melayani jemaat Korintus. Kondisi ini merupakan sinyal bagi orang Kristen di masa kini. Bahaya percabulan, selain telah melintasi zaman, dan melintasi usia, juga mengancam keharmonisan keluarga atau pasangan Kristen. Orang Kristen harus menyadari bahwa dirinya tidak kebal terhadap godaannya.
Itu sebabnya Paulus begitu memperhatikan perihal ini: Pertama, ia menasihati orang yang tidak menikah, baik pria atau wanita, untuk menikah jikalau mereka tidak dapat menahan godaannya (2). Kedua, para duda dan janda disarankan menikah apabila tidak tahan (8-9). Namun, tidak berarti orang yang sudah menikah aman dari gangguan itu. Ada godaan besar melanda pasangan Kristen yang salah mengerti makna seks dalam pernikahan. Ada anggapan bahwa seks itu dosa, sehingga hubungan seks suami isteri pun juga dosa. Akibatnya, baik pihak suami maupun isteri, saling menahan diri. Hati-hati, sebab Iblis memanfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkan salah satu atau keduanya ke dalam dosa percabulan (5b). Untuk mereka, Paulus menasihati agar setiap pihak menyadari kewajibannya (3-4), dan hanya dengan kesepakatan bersama untuk alasan tertentu atau untuk waktu terbatas saja mereka boleh tidak berhubungan (5a).
Nasihat Paulus ini memberikan pelajaran penting, yaitu pernikahan Kristen menjadi kudus bukan karena tidak berhubungan, bukan karena masing-masing pihak menjalankan kewajiban, tetapi karena kasih. Setiap pasangan Kristen mengerti bahwa pernikahan mereka diberkati Tuhan.
Renungkan: Setia pada kewajiban dalam pernikahan menolong kita dan pasangan kita hidup kudus dan terhindar dari dosa percabulan.