Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Kualifikasi Pelayan Kristus

Jumat, 26 Desember 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Filipi 2:19-30

Audio Ayat

Audio Renungan

Setelah berbicara tentang hidupnya yang seolah-olah semakin mendekati garis akhir (17), Paulus mulai memikirkan siapa yang akan meneruskan pelayanannya. Seperti tertulis pada batu nisan John Wesley yang berbunyi: "Allah menguburkan hamba-Nya dan meneruskan pekerjaan-Nya." Pekerjaan Tuhan akan terus berlanjut selama langit dan bumi belum lenyap.

Paulus tidak memercayakan tugas tersebut kepada sembarang orang. Dia memiliki kualifikasi tertentu bagi seorang rekan kerja. Melalui dua rekan kerja Paulus, yaitu Timotius dan Epafroditus, kita dapat memetik pelajaran, antara lain: Pertama, sehati dan sepikir (20). Ini penting sebab Paulus telah membangun dengan standar kualitas yang murni. Bagi Paulus, seorang penerus tongkat estafet kepemimpinanya harus memiliki pikiran yang sama, baik dalam segi ajaran, perilaku, kerohanian, maupun ucapan. Jika tidak demikian pekerjaan yang telah dibangun lambat laun akan hancur karena kontradiksi dan konflik yang terjadi di dalamnya.

Kedua, kesungguhan dan ketulusan memerhatikan kepentingan jemaat di atas kepentingan sendiri (20-21). Sekali lagi penyangkalan diri dan pengurbanan merupakan syarat bagi seorang hamba Tuhan.

Ketiga, kesetiaan. Ini berarti konsistensi, ketekunan, dan tahan uji. Kesetiaan adalah kerelaan untuk tetap tinggal bersama sekalipun segala sesuatu tidak berjalan sesuai harapan. Timotius tidak meninggalkan Paulus di saat-saat sulit.

Keempat, terlibat dalam pelayanan Injil. Ini adalah panggilan setiap orang percaya. Kelima, memiliki kerinduan yang lahir dari kasih kepada jemaat (26). Keenam, berani mempertaruhkan jiwanya (30). Ketujuh, melengkapkan apa yang masih kurang dalam pelayanan yang telah dikerjakan. Inilah kualifikasi yang ditulis oleh Paulus bagi penerus pekerjaannya.

Tekadku: Saya mau menjadi pelayan Tuhan. Tolong Tuhan, agar saya selalu melatih diri meneladani Kristus supaya layak menjadi hamba-Mu.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA