Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Orang Buta dan Orang Melek
Jumat, 24 Januari 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Lukas 18:31-43
Audio Ayat
Audio Renungan
Perjalanan Yesus sudah mendekati akhir. Keadaan ini nampak dari tindakan Yesus di sepanjang perjalanan sampai saat ini, yang sudah mempersiapkan para murid-Nya untuk masuk dan memahami rencana Bapa akan kayu salib Yesus (9:22; 9:44;13:31). Pertanyaannya adalah, apakah mereka sudah semakin mengerti atau masih buta terhadap rencana karya Allah tersebut?
Kondisi ketidakmengertian para murid akan penderitaan yang Yesus akan alami adalah suatu ironi. Hal ini akan nampak lebih mencolok oleh karena perikop selanjutnya yang mengisahkan tentang Yesus mencelikkan mata seorang buta dari Yerikho (18:35-43). Para murid sudah lama bersama-sama dengan Tuhan Yesus, bahkan mereka banyak memperoleh pelajaran berharga dari apa yang Yesus perbuat dan ajarkan. Namun, mereka tetap tinggal "buta" terhadap misi Tuhan Yesus. Bahkan, Lukas 9:45 menyebutkan, mereka tidak mengerti namun tidak berani bertanya. Jadi, mereka menyadari mereka "buta" tetapi tidak berani meminta supaya Yesus "mencelikkan" mata rohani mereka!
Orang buta di Yerikho ini menyadari kebutaannya. Ia juga sudah mendengar akan Yesus yang berkuasa atas penyakit- penyakit. Ia percaya, Yesus adalah Mesias yang dari Allah (18:38-39). Maka, ia memohon Yesus mencelikkan matanya (41). Orang buta ini mohon supaya matanya dicelikkan! Yesus mencelikkan mata orang tersebut!
Berapa lama lagikah baru para murid yang sadar akan ke"buta"annya mohon pada Yesus supaya "dicelikkan"? Ataukah mereka akan bertahan terus dalam ke"buta"an mereka oleh karena pengharapan-pengharapan keliru akan Mesias yang mereka warisi dari agama Yahudi? Sungguh ironis bukan?
Apakah kita dibutakan oleh pandangan-pandangan populer mengenai Mesias yang diajarkan oleh aliran-aliran yang tidak jelas dasar Alkitabnya? Maukah kita dicelikkan Tuhan?