Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Orientasi Hidup

Rabu, 12 Maret 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Yohanes 6:22-27

Audio Ayat

Audio Renungan

Apa tujuan hidup kita? Banyak orang yang memberi jawaban rancu, karena hal-hal yang sebenarnya tidak hakiki dalam hidup cenderung ditempatkan sentral. Ini yang disebut disorientasi atau salah tujuan. Akibat yang paling buruk dari disorientasi hidup adalah menjadikan Tuhan alat dari pencapaian hal-hal yang sementara.

Itulah yang Tuhan Yesus tegur dari orang banyak yang mencari Dia. Orang banyak itu mencari Dia karena mereka pernah dikenyangkan oleh-Nya. Mereka melihat Dia sebagai Pribadi yang akan memenuhi kebutuhan hidup mereka, dan bukan sebagai sumber hidup itu sendiri! Itu berarti mereka melakukan dua kesalahan fatal.

Pertama, mereka tidak dapat melihat tanda ke-Ilahi-an Tuhan Yesus di balik tindakan mukjizat-Nya. Itu sebabnya mereka tidak dapat menikmati anugerah Allah di dalam Kristus karena mereka tidak memiliki pengenalan yang benar akan Dia.

Kedua, orientasi hidup mereka hanyalah sebatas indera manusiawi mereka. Bagi mereka makanan yang mengenyangkan adalah segala-galanya. Padahal makanan jasmani bersifat sementara. Hidup yang puas dengan hal-hal sementara seperti makanan jasmani itu, tidak akan bermakna lebih daripada hidup binatang atau tumbuhan. Maka Tuhan Yesus mengajarkan bahwa hidup itu lebih dari sekadar dimensi jasmani. Hidup memiliki dimensi rohani yang memerlukan makanan rohani pula, agar hidup terpuaskan. Dan makanan rohani itu hanya dapat diberikan oleh sumber hidup itu sendiri, yaitu Allah Bapa. Itulah sebabnya, Tuhan Yesus ingin agar mereka mencari Dia, Sumber hidup kekal itu. Tuhan Yesus berkata, "Bekerjalah... untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal... " (27). Oleh karena itu, orientasikan hidup Anda untuk hal-hal rohani yang akan memuaskan dahaga jiwa Anda, karena hal-hal itulah yang dikehendaki Allah bagi hidup Anda dan hal-hal itu pula yang benar-benar akan memuaskan hidup Anda.

Apa gunanya kita kenyang secara jasmani, sementara rohani kita merana kelaparan?

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA