Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Pelayanan Lintas Budaya

Kamis, 18 Juli 2024 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Matius 15:21-39

Audio Ayat

Audio Renungan

Biasanya kita sulit untuk menganggap orang yang berbeda ras, bahasa, suku, dan status sosial sebagai sesama yang patut dihargai. Sayangnya, sikap salah ini telah merambah masuk juga dalam kehidupan gereja tertentu. Bagaimana sikap Tuhan Yesus dalam nas ini? Tuhan Yesus menyembuhkan anak perempuan dari seorang perempuan Kanaan. Tindakan Tuhan ini menunjukkan bahwa kepedulian-Nya tidak dibatasi hanya kepada suku bangsa-Nya sendiri. Percakapan Tuhan Yesus dengan perempuan Kanaan pada ayat 24 seakan-akan menyiratkan pelayanan Tuhan Yesus sempit. Padahal di balik perkataan-Nya itu, Ia mengoreksi pandangan “sempit” para murid. Mereka beranggapan bahwa Tuhan Yesus hanya diutus kepada orang Yahudi. Kepedulian Tuhan Yesus terhadap bangsa nonYahudi juga ditunjukkan-Nya dengan mengunjungi wilayah utara Galilea ke desa-desa orang-orang kafir (29). Di sana Ia menyembuhkan berbagai macam penyakit (30-31). Dan pada puncak kepedulian-Nya, Tuhan Yesus memberi makan empat ribu orang yang telah mengikuti rombongan-Nya selama tiga hari (32-39). Perbuatan mukjizat yang pernah dibuat-Nya terhadap umat Yahudi kini dilakukan-Nya kepada orang-orang nonYahudi. Bagi Tuhan Yesus mereka pun domba-domba hilang yang perlu ditemukan, dihantar pulang, dan diselamatkan. Setiap orang, tidak peduli suku, ras, bahasa, dan bangsa memerlukan Tuhan Yesus. Hari ini kita bisa menjadi bagian dari umat Tuhan karena ada orang yang mau mengabarkan Injil ke semua bangsa, termasuk ke Indonesia. Mereka rela menyeberang lautan, melintas daratan, dan meninggalkan segala sesuatu untuk menjangkau kita. Sekarang, kita pun dipercayakan Tuhan Yesus untuk menjangkau suku-suku di seluruh Indonesia yang belum mendengar Injil. Tuhan ingin kita membagikan kasih penyelamatan-Nya kepada orang-orang yang kita temui. Mulailah dengan mendoakan tetangga, pembantu, dan orang-orang di sekitar kita.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA