Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Pembelajaran Iman
Rabu, 2 April 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 11:1-16
Audio Ayat
Audio Renungan
Iman bertumbuh saat berjalan bersama Tuhan, memercayakan hidup dalam tangan Tuhan yang penuh kasih dan kuasa, serta belajar meneladani cara-cara Tuhan dalam melayani. Para murid sudah belajar mengenai kuasa dan kendali Tuhan Yesus atas alam dan penyakit, cara-Nya menghadapi dan menjawab orang-orang yang memusuhi-Nya, serta kepedulian dan kasih-Nya kepada orang banyak.
Tuhan Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk mengenali diri-Nya sebagai Tuhan yang berkuasa atas maut. Semua ini merupakan persiapan bagi para murid kelak dalam menghadapi fakta kayu salib. Pertama, Dia mengajar mereka bahwa semua kejadian yang menimpa anak-anak-Nya ada dalam kendali rencana mulia-Nya (4). Bahkan sakit penyakit pun diizinkan Allah untuk maksud tertentu (bdk. Yoh. 9:3). Kedua, Dia mengajar mereka untuk bersandar pada hikmat Ilahi dalam merencanakan sesuatu. Itu sebabnya, ketika para murid mengingatkan Yesus akan bahaya yang akan Dia hadapi di Yudea, Ia menjawab bahwa siapa yang berjalan di siang hari tidak akan terantuk kakinya (9-10). Artinya, dengan mengikutsertakan Terang Dunia (Yoh. 8:12) dalam perencanaan hidup dan pelaksanaannya, segala rintangan akan bisa diatasi. Ketiga, Tuhan Yesus mengajar para murid-Nya bahwa Ia berkuasa atas kematian. Itu sebabnya, Ia menunda keberangkatan-Nya ke Yudea (6) meski Ia mendengar berita tentang sakitnya Lazarus (3). Yesus sengaja datang setelah Lazarus mati empat hari (17) untuk mendemonstrasikan kuasa-Nya atas maut.
Melalui pengalaman kesulitan hidup dan penderitaan, Tuhan mengajar anak-anak-Nya untuk lebih dekat kepada-Nya, lebih taat pada pimpinan-Nya, dan lebih percaya pada kedaulatan-Nya atas segala sesuatu.
Dalam segala situasi sulit yang dihadapi gereja dan kekristenan di Indonesia saat ini, mari kita berserah penuh kepada Kepala Gereja, yaitu Tuhan Yesus Kristus yang berdaulat atas negara kita.