Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Pilihan Allah

Rabu, 20 Agustus 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Audio Ayat

Audio Renungan

Israel adalah bangsa pilihan Allah, pewaris perjanjian Allah. Dari merekalah akan lahir Mesias, sang Juruselamat. Mereka memiliki hak istimewa untuk menjadi saksi mata penyataan kemuliaan Allah, terutama ketika mereka keluar dari Mesir. Allah memilih Israel untuk menjadi kerajaan imam (Kel. 19:5-6) untuk membawa bangsa-bangsa kepada Allah (Yes. 42:6). Semua keistimewaan ini tidak diperoleh bangsa lain. Walau demikian mereka menolak Yesus Kristus, Anak Allah. Mereka malah menyalibkan Dia, yang akan menyelamatkan mereka. Penolakan ini berdampak fatal bagi mereka.

Israel sendiri seolah tutup mata terhadap fakta tersebut. Mereka membanggakan diri sebagai keturunan Abraham dan umat pilihan. Padahal pilihan Allah atas Israel bukan hanya karena faktor keturunan (6-10). Ingatlah bagaimana Allah memilih Ishak dan bukan Ismael, memilih Yakub dan bukan Esau. Jadi tidak semua keturunan Abraham merupakan pewaris perjanjian. Orang tidak bisa menyatakan diri sebagai pewaris berkat Allah hanya karena ia keturunan orang yang diberkati Allah. Fakta bahwa Allah memilih yang satu dan bukan yang lain sama sekali tidak memperlihatkan ketidakadilan Allah. Allah yang kudus tidak mungkin bertindak tidak adil. Masalah pilihan adalah masalah kasih karunia. Kemurahan dan belas kasihan Allah diberikan menurut kehendak Allah dan bukan kehendak manusia. Bila Allah bertindak berdasarkan kebenaran manusia, tak seorang pun selamat. Pilihan ini juga bukan berdasarkan perbuatan manusia (11). Allah memilih bukan karena seseorang lebih saleh dan yang lain lebih jahat. Allah kudus dan harus menghukum dosa, tetapi Allah penuh kasih dan ingin menyelamatkan orang-orang berdosa. Bila ada yang tidak diselamatkan, ini berarti keadilan-Nya dijalankan. Bila ada yang diselamatkan, kasih-Nya dinyatakan. Dalam kesemuanya, kedaulatan Alah ditegakkan.

Renungkan: Jika keselamatan kita memperlihatkan pilihan Allah atas kita, jangan sombong. Beritakan agar orang lain pun beroleh karunia itu.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA