Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Senantiasa Menyertai

Jumat, 4 Juli 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Kisah Para Rasul 18:1-11

Audio Ayat

Audio Renungan

Panggilan untuk melayani Allah, tidak meniadakan kesukaran dalam pelayanan itu sendiri. Oleh sebab itu, menjadi takut dan mundur tatkala menghadapi tantangan dalam pelayanan, tentu bukan merupakan solusi.

Paulus datang ke Korintus masih dengan perasaan dibebani permasalahan di Atena. Meskipun pelayanan Paulus ke wilayah Makedonia terjadi karena visi yang dilihatnya (lih. Kis. 16:9-10), tidak membuat misinya berhasil seperti yang ia harapkan. Sebab itu, ia datang ke Korintus dengan rasa takut dan gentar (lih. 1Kor. 2:3). Benar saja, kesaksian Paulus bahwa Yesus adalah Mesias, mendapat perlawanan dari para pendengarnya (5-6). Paulus merespons penolakan para pendengarnya sesuai ajaran Tuhan Yesus (Luk.10:10-11). Respons tersebut merupakan tindakan pernyataan Kristus terhadap penolak Injil. Tuhan menyatakan kuasa-Nya. Firman yang ditaburkan Paulus tidak kembali sia-sia. Krispus, kepala rumah ibadat, beserta seisi rumahnya menjadi percaya. Bahkan banyak juga orang Korintus yang jadi percaya kepada Kristus dan memberi diri dibaptis (8).

Tuhan secara khusus menyatakan penghiburan dan perlindungan-Nya agar Paulus tetap melayani di tempat itu (9-11). Di dalam pekabaran Injil terjadi peperangan rohani. Tuhan yang menguasai segala lapis realitas (Mat. 28:21) menguatkan hati Paulus. Janji-Nya bahwa tidak seorang pun yang akan menganiaya Paulus akan terbukti kemudian (lih. 18:12-17). Karena itu Paulus tidak boleh diam. Janji penyertaan Tuhan justru menuntut tanggung jawab Paulus untuk memenuhi kewajibannya, bersaksi tentang Kristus.

Renungkan: Menghadapi penolakan tentu bukan pengalaman baru bagi kita yang melayani Kristus. Bukan tidak mungkin, perlawanan yang bertubi-tubi mematahkan semangat kita, atau membuat kita takut dan tawar hati. Namun, dari pengalaman Paulus, marilah kita ingat bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang melayani Dia. Ia senantiasa menyertai dan melindungi.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA