Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Tanda Orang Percaya

Jumat, 15 Mei 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

1 Yohanes 3:11-24

Audio Ayat

Audio Renungan

Kekristenan bermakna "hubungan pribadi dengan Kristus". Tampaknya hanya ada dua pribadi yang terlibat di dalamnya, yaitu orang percaya dan Kristus. Bagaimana orang percaya memperlakukan dan mengasihi saudara seiman, terkait juga dalam relasi itu. Ketika seseorang menjadi Kristen, ia mulai melakukan apa yang benar, dan mulai mengasihi saudara dalam Kristus (11). Kasih bisa menjadi indikator keselamatan dalam diri seseorang (14).

Kita tidak perlu terkejut bila dunia membenci kita (13), tetapi kita harus heran bila ada kebencian dalam tubuh Kristus. Yohanes memakai kisah Kain sebagai contoh kegagalan dalam mengasihi (12). Kain gagal karena tidak beriman (Ibr. 11:4). Lalu lahir ketidaktaatan yang berakhir pada kebencian; lahir kesombongan yang menghasilkan panas hati (Kej. 4:5). Kebencian dapat ditunjukkan secara aktif maupun pasif. Di mata Allah, membenci saudara sama dengan membunuhnya dalam hati (15). Perbedaan kebencian dan pembunuhan terletak pada tindakan dan sikap hati seseorang. Walau tidak melakukan tindakan membunuh secara langsung, terselip harapan bahwa orang itu bisa lenyap. Penolakan terhadap seseorang juga berarti memperlakukan orang itu seolah-olah dia telah mati.

Mereka yang menyatakan diri sebagai orang Kristen harus saling mengasihi. Ini bukan tugas. Ini bukti kekristenan sejati! Di mana tidak ada kasih, di situ iman mati. Bila kita tidak mengasihi saudara seiman, orang Kristen macam apa kita? Kasih sejati bukan hanya ada dalam hati atau mulut, tetapi dinyatakan melalui tindakan. Ujian mengasihi bukan hanya melakukan tindakan yang dramatis dan heroik. Berbagi makanan dengan mereka yang kelaparan atau berbagi rezeki dengan mereka yang kekurangan, merupakan tindakan kasih yang nyata (17-18).

Renungkan: Jangan biarkan kasih kita hanya ada di bibir tanpa aksi nyata. Kita harus menyatakan kasih dalam tindakan dan kebenaran, dalam aksi dan dalam kejujuran.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA