Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Untuk Maksud Konstruktif
Rabu, 12 November 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Korintus 12:14-21
Audio Ayat
Audio Renungan
Masalah keuangan merupakan masalah sensitif. Orang bisa tidak dipercaya dalam berbagai hal, hanya karena ia tidak bisa dipercaya dalam masalah keuangan. Itulah yang sedang dihadapi Paulus dalam kaitannya dengan jemaat Korintus.
Rupanya telah beredar isu di Korintus bahwa proyek dukungan terhadap jemaat Yerusalem hanya tipuan Paulus belaka (16). Mungkin dalam pikiran mereka, itu hanyalah alat bagi Paulus untuk "memenuhi kantong sendiri". Paulus jelas menyanggah tuduhan itu. Ia menganggap dirinya adalah "orang tua rohani" bagi jemaat Korintus. Bagaimana mungkin orang tua menyuruh anaknya mencari uang bagi kepentingan dirinya? Bukankah lazim apabila orang tualah yang menyediakan segala keperluan anaknya? Sebagai orang tua, ia malah lebih suka berkorban bagi kepentingan mereka (14-15). Untuk membersihkan nama baiknya, ia meminta mereka membuktikan tuduhan tersebut (17-18). Sebagai rasul, ia dan rekan-rekannya melayani hanya dengan tujuan membangun jemaat Korintus (19). Jadi tuduhan mereka bukan hanya salah, tetapi juga tidak memiliki dasar kebenaran.
Otoritas yang Paulus terima sebagai rasul Yesus Kristus jelas bertujuan konstruktif dan bukan destruktif. Pertumbuhan menuju kematangan rohani memang bukan proses instan dan mudah bagi jemaat. Sebuah teguran bisa menjadi sesuatu yang menyakitkan, walaupun kadang itu diperlukan untuk proses kematangan jemaat. Sayangnya, tidak setiap jemaat mampu melihat maksud tersebut.
Sebagai jemaat, kita sering kali lebih menyukai hamba Tuhan yang tidak pernah menegur kesalahan kita. Sebagai hamba Tuhan, kalau boleh, kita memilih untuk menghindari hal itu. Namun sadari juga bahwa hamba Tuhan adalah wakil Tuhan untuk menyuarakan kebenaran-Nya. Bukan tidak mungkin Tuhan memakai dia untuk menyampaikan kehendak-Nya yang khusus bagi kita.
Renungkan: Dengan keinginan untuk hidup benar, kiranya kita tak menghindari kebenaran Tuhan yang disampaikan melalui hamba-Nya.