Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Yesus dan Akhir Zaman
Selasa, 13 Agustus 2024 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Matius 24:1-14
Audio Ayat
Audio Renungan
Mulai pasal ini Yesus mengajar tentang akhir zaman. Ia menubuatkan kehancuran Bait Allah yang begitu megah (2). Ini digenapi ketika Romawi di bawah pemerintahan Titus menghancurkan Yerusalem termasuk Bait Allah di dalamnya. Mereka yang menolak Kristus harus menuai hukuman atas kebebalan hati mereka sendiri. Ini baru semacam cicipan dari akhir zaman yang sesungguhnya, saat Kristus akan datang sebagai Hakim yang menghancurkan bukan hanya Yerusalem, melainkan semua yang tetap hidup dalam kejahatan. Kemegahan dan kemuliaan lahiriah tidak akan bertahan, karena Bait Allah yang sesungguhnya adalah diri Tuhan Yesus sendiri yang sudah dikurbankan, mati di kayu salib, dan bangkit pada hari ketiga. Beberapa tanda akhir zaman menurut Tuhan Yesus: Pertama, timbulnya Mesias palsu dan nabi palsu. Mereka diizinkan meniru hal-hal yang Ia pernah lakukan sehingga menyesatkan banyak orang (4-5). Kedua, peperangan akan melanda bangsa-bangsa (6). Ini menyatakan bahwa tanpa Kristus mustahil ada kedamaian dunia yang sejati. Yang ada hanyalah kebencian dan gila kuasa. Ketiga, bumi yang kita diami akan semakin tak bersahabat dengan manusia (7b). Manusia dalam keserakahannya sudah menguras, mengeksploitasi, dan menghancurkan alam yang seharusnya dikelola dengan baik. Keempat, orang-orang percaya akan dibenci bahkan dianiaya dan dibunuh dan mereka yang bukan orang percaya sejati akan disaring, mereka akan meninggalkan Tuhan (10). Namun, Tuhan akan memberikan kekuatan bagi orang percaya untuk dapat bertahan (13). Kelima, nabi-nabi palsu bermunculan. Keenam, kasih manusia akan menjadi dingin (12). Ketujuh, Injil akan diberitakan di seluruh dunia. Di setiap peringatan keras Yesus selalu berdengung panggilan kasih-Nya agar orang menyambut-Nya. Di setiap pewartaan kabar baik dari Yesus selalu berdengung peringatan keras bahwa hukuman kekal akan menimpa orang yang tidak menyambut-Nya.