Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Apresiasi Diri dan Karunia

Jumat, 12 September 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

1 Korintus 2:6-16

Audio Ayat

Audio Renungan

Yesus pernah berkata, "jangan berikan mutiara kepada babi" (Mat. 7:6). Babi jantan tidak akan tertarik kepada betinanya bila ia berkalungkan mutiara. Si jantan tidak akan pernah mampu menghargai dan mengapresiasi mutiara sebagaimana kita manusia memaknainya.

Jemaat Korintus bukan sekumpulan babi. Sejak awal surat, Paulus menyebut mereka sebagai orang yang telah dikuduskan dan dipanggil menjadi orang-orang kudus (1:2). Hikmat keselamatan Allah telah dinyatakan kepada mereka (10). Segala harta kekayaan yang tercermin dalam karya Allah tersembunyi bagi para penguasa. Harta yang terpendam itu disediakan Allah bagi mereka yang percaya seperti jemaat Korintus (7). Mereka pun telah menerima Roh-Nya (12), yang dalam analogi kemanusiaan, bahkan tahu hal-hal terdalam dari Allah (10-11). Luar biasa. Apa lagi yang kurang?

Atas dasar ini, Paulus hendak menampilkan seperti apa itu manusia rohani. Pertama, mengajar dan berkata-kata berdasarkan hikmat dan Roh Allah (6,13). Kedua, memahami hal-hal rohani, dan menilai segala sesuatu berdasarkan hikmat Allah, tanpa dinilai orang lain (14-15). Ketiga, tidak seperti manusia duniawi (Yun. psukhikos) yang menganggapnya hikmat Allah sebagai kebodohan dan tidak dapat memahaminya (14). Pada intinya, manusia rohani dapat mengapresiasi hikmat dan penyertaan Roh Allah melalui hidupnya.

Jemaat Korintus dan bersama semua yang berseru kepada nama Yesus Kristus (1:2) memiliki untaian indah mutiara karunia Ilahi. Yang menjadi masalahnya, tinggal bagaimana kita mengapresiasinya.

Renungkan: Apa kita merasa ada yang kurang dalam hidup ini? Kadang hal terpenting yang kurang justru merupakan apresiasi dan respons yang nyata dalam hidup kita atas karunia-karunia Allah yang besar itu.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA