Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Beritakan Firman
Rabu, 18 Februari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Timotius 4:1-8
Audio Ayat
Audio Renungan
Pada awalnya, Olimpiade diadakan oleh bangsa Yunani untuk tujuan militer, yaitu meningkatkan ketangkasan dan kesigapan para prajurit. Pada zaman itu, pemenang Olimpiade saat itu tidak mendapatkan mendali. Namun, sebuah mahkota yang terbuat dari daun zaitun sebagai lambang penghormatan.
Hidup orang percaya, tak ubahnya sebuah pertandingan iman. Setiap orang yang berhasil menyelesaikan pertandingan tersebut dengan baik, hingga garis akhir, akan menerima mahkota kebenaran dari Tuhan (8). Karena itu, Paulus menasihatkan anak rohaninya untuk tetap bertahan dan berjuang dengan baik hingga garis akhir. Caranya, dengan memberitakan firman dan menyatakan kebenaran (2).
Memberitakan ajaran yang sehat merupakan sesuatu yang penting, karena semakin hari dunia ini menggiring manusia untuk menjauhi kebenaran. Mereka lebih senang mendengarkan pengajaran yang menyenangkan telinga (3). Humor, kesaksian pribadi, cerita-cerita lucu mendapat porsi besar dalam kotbah dan menarik orang untuk mendengarkan hal tersebut, sedangkan kebenaran firman semakin diabaikan (4). Bahkan orang-orang yang menyatakan kebenaran, justru akan mengalami berbagai penderitaan (5).
Meskipun demikian, Paulus menasihati Timotius untuk bertahan menghadapi semuanya itu (5). Ia menjadikan dirinya sendiri sebagai teladan yang hidup bagi Timotius. Sekalipun saat itu ia harus menghadapi kematian (6), namun ia yakin Tuhan akan mengaruniakan mahkota kebenaran sebagai upah atas kesetiaannya menyelesaikan pertandingan iman hingga garis akhir (7-8). Keyakinan inilah yang harus dipegang Timotius, juga kita saat ini, sebagai pengharapan dan kekuatan untuk bertahan dalam iman.
Renungkan: Semakin hari dunia menggiring kita untuk semakin benci pada kebenaran. Berbagai cara diciptakan untuk menyesatkan iman orang percaya. Karena itu, kita perlu memohon hikmat dan bimbingan Tuhan melalui saat teduh pribadi dan pembacaan Kitab Suci. Supaya tiap kita beroleh kekuatan dalam menyelesaikan pertandingan iman kita.