Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Diperlengkapi oleh Firman
Selasa, 17 Februari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Timotius 3:10-17
Audio Ayat
Audio Renungan
Menjadi murid Kristus tidaklah mudah. Yesus pernah berkata bahwa setiap orang yang mengikut Dia akan menghadapi penderitaan karena nama-Nya (band. Mat. 16:24-25, Yoh. 16:1-3). Sebab itu, setiap kita perlu memperlengkapi diri agar sanggup melewati setiap penderitaan yang ada dengan tetap beriman kepada Allah.
Dalam nas ini, Paulus mengajarkan pada anak didiknya untuk terus mengkuti ajaran, cara hidup, pendirian, serta imannya (10). Ia sadar bahwa penderitaan yang dialami orang percaya akan semakin berat (13). Bahkan, Timotius sendiri pun pernah mengalami penderitaan dalam masa pelayanannya bersama Paulus (11-12). Meskipun demikian, Ia mengingatkan anak rohaninya ini untuk terus berpegang pada kebenaran Tuhan yang telah ia terima (14).
Paulus juga mengingatkan agar Timotius tak jemu-jemu untuk belajar dari kitab suci. Sebab, melalui Alkitab seseorang dapat mengenal Tuhan dan menerima keselamatan (15). Lewat firman yang diilhamkan oleh Allah, tiap kita diajar, dituntun, ditegur, diperbaiki kelakuannya, serta dididik dalam kebenaran (16). Dengan demikian, setiap kita diperlengkapi untuk melakukan perbuatan baik di tengah kondisi dunia yang jahat (17).
Kondisi yang dihadapi Timotius saat itu tidak mudah. Tantangan datang bukan hanya dari dalam jemaat, namun juga dari luar. Karena itu, diperlukan pemahaman iman yang benar, yang bersumber dari kitab Suci. Sebab, Firman Allah ialah perlindungan dan senjata rohani yang ampuh untuk menangkal dan menghancurkan semua serangan si jahat (band. Ef. 6:17).
Renungkan: Setiap orang beriman perlu terus memperlengkapi diri dengan kebenaran Firman Tuhan. Karena itu, kita harus belajar mendisiplin diri dalam pembacaan Alkitab, saat teduh, dan doa. Melalui hal-hal tersebut, kita dimampukan dan diperlengkapi untuk menghadapi segala tantangan dan penderitaan yang berupaya menghancurkan iman percaya kita pada Kristus.