Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Dasar Ajaran yang Benar
Selasa, 6 Januari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Kolose 2:8-15
Audio Ayat
Audio Renungan
Pendidikan dianggap sebagai salah satu pilar penting dalam kemajuan suatu bangsa. Nelson Mandela pernah berkata, "pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah kehidupan suatu bangsa." Melalui pendidikan, orang memperoleh dasar pemahaman untuk bersikap dan berespons dalam menjalani hidupnya.
Sebagai hamba Tuhan, Paulus memiliki tugas untuk mendidik jemaat Kolose agar mereka hidup dalam Kristus. Sebagai pembina jemaat, Paulus berharap agar mereka bertumbuh sehat, baik fisik, mental, maupun spiritual. Paulus sadar bahwa menumbuhkan kesadaran seorang bukan dengan membatasi gerak mereka. Contohnya, seorang anak tidak akan bisa belajar berjalan bila kita selalu menggendongnya dengan alasan agar ia tidak jatuh dan terluka. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mendidik seseorang?
Untuk menumbuhkan iman jemaat, mereka harus belajar menghadapi godaan atau ancaman. Dua hal ini adalah sarana pengujian mental dan spiritual kita. Karena itu, yang terpenting dari pendidikan bukanlah melarang, namun meletakan dasar yang benar.
Fondasi iman Kristen yang Paulus bangun dalam diri jemaat Kolose adalah kesadaran untuk hidup dalam Kristus. Paulus menjadikan Kristus bukan saja dasar, tetapi juga bangunan dan isi hidup jemaat. Artinya, jemaat bukan hanya menerima keselamatan dengan beriman kepada-Nya, tetapi juga kekudusan dan kekuatan rohani. Itu sebabnya, mereka perlu tinggal dalam Dia.
Bila kita ada dalam Kristus yang adalah kepenuhan Allah, maka kita memiliki semua yang Allah berikan kepada kita melalui Dia, yaitu keselamatan, kekudusan, dan kedamaian. Semua itu dimungkinkan untuk kita cicipi tiap hari dalam persekutuan dengan Dia, asalkan kita menjadikan Dia sebagai dasar dan pusat hidup kita.
Ingat: Kehadiran Kristus dalam hidup kita menjadi dasar kekuatan dalam menjalani kehidupan ini. Karena itu, jadikanlah Ia pusat hidupmu dan teruslah bertahan di dalam Dia.