Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Di mana Hati Anda Berada?

Minggu, 29 Maret 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Ibrani 12:12-17

Audio Ayat

Audio Renungan

Konsentrasi adalah salah satu kunci kesuksesan. Dengan memfokuskan diri pada tujuan atau hal tertentu, maka seseorang dimampukan untuk menemukan cara untuk meraih tujuannya dan mendapat semangat sehingga tidak mudah putus asa. Contoh, Thomas Alfa Edison selama bertahun-tahun memusatkan diri untuk belajar mengenai listrik dan cahaya. Ia mengalami beratus-ratus kali kegagalan. Akan tetapi, ia tidak menyerah dan terus berfokus pada penelitiannya tersebut hingga akhirnya terciptalah bola lampu untuk pertama kalinya.

Dalam nas ini, penulis surat Ibrani mendorong pembacanya untuk tetap bertahan dalam iman dan setia pada Yesus hingga akhir hidup mereka (12-13). Untuk mencapai hal tersebut, orang percaya perlu untuk mengubah fokus hidupnya. Umat Allah tidak boleh lagi memusatkan diri pada hal-hal yang duniawi, seperti kesenangan hidup, kekayaan, atau pun penghormatan sementara. Semua itu hanya menimbulkan kekecewaan bahkan pertengkaran (15b).

Penulis mengambil Esau sebagai contoh. Ia menjual hak kesulungan hanya demi kepuasan sementara (16; band. Kej. 25:29-34). Akibatnya, ia tidak menerima berkat dari Tuhan. Sekalipun ia mencucurkan air mata, tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki semuanya itu (Ibr. 12:17).

Selain itu, orang yang memfokuskan diri pada harta dan penghormatan dunia hanya akan mengakibatkan permusuhan, contoh kisah Absalom yang berusaha merebut kekuasaan Daud. Ia menciptakan permusuhan dengan ayahnya demi memuaskan hawa nafsunya. Ia juga dipenuhi dengan akar pahit dan kebencian hingga membunuh saudaranya sendiri, Amnon (band. 2Sam. 13).

Renungkan: Memfokuskan diri pada Allah dan kehendak-Nya adalah satu-satunya cara memperoleh sukacita yang sejati. Jangan menyibukan diri dengan keinginan duniawi dan khawatir akan hidup ini. Sebab semua ini hanya sementara, namun hidup di Surga ialah kekal. Karena itu, arahkan diri pada teladan Kristus dan taati perintah- Nya. Ia akan mencukupkan semua yang kita butuhkan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA