Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Mencapai Garis Akhir
Sabtu, 28 Maret 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Ibrani 12:1-11
Audio Ayat
Audio Renungan
Dalam sebuah pertandingan sepak bola, salah satu faktor yang membuat sebuah tim bersemangat untuk memenangkan pertandingan adalah adanya dukungan dari para suporter yang setia. Mereka sering disebut sebagai "pemain ketiga belas" yang berperan untuk memberi dukungan moral agar para pemain dalam tim tersebut dapat berjuang dengan baik hingga akhir pertandingan.
Setelah penulis Ibrani memaparkan beberapa teladan iman Perjanjian Lama yang telah mengakhiri perlombaan iman (Ibr. 11). Kini, mereka menyaksikan perjuangan iman umat percaya yang masih hidup di bumi. Hal ini penting untuk disampaikan pada pembaca supaya mereka tidak merasa berjuang sendirian. Sebaliknya, melalui kehidupan para pejuang iman, orang percaya saat ini memiliki teladan untuk bertekun menjalani pertandingan ini (1).
Selain itu, dalam sebuah perlombaan lari, seseorang disarankan untuk tidak membawa beban tertentu. Semakin ringan bawaan mereka, maka seseorang dapat berlari semakin kencang. Itu sebabnya penulis menasihati agar orang percaya tidak berfokus pada keinginan-keinginan duniawi. Akan tetapi, menfokuskan diri pada Tuhan Yesus. Dengan demikian, orang percaya dimampukan untuk memenangkan perjuangan tersebut dan tidak menjadi lemah atau pun putus asa karena tantangan yang dihadapi (2-3).
Pertandingan iman yang dihadapi orang percaya merupakan bagian dari proses pertumbuhan keyakinan untuk semakin serupa dengan Kristus. Karena itu, setiap anak Tuhan harus melihat semua kesulitan, tantangan, dan godaan sebagai alat Allah untuk mendisiplin dan mendidik umat-Nya. Pembelajaran yang sulit ini akan memurnikan kita menjadi anak-anak Allah yang sejati (5-8).
Renungkan: Jangan takut, sebab Tuhan telah memberikan yang terbaik, yaitu Roh Kudus-Nya untuk menuntun dan menolong orang percaya mencapai garis akhir (10-11). Setia dan siap sedialah dalam menghadapi masalah hidup ini bersama dengan-Nya.
POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Menyerahkan "Mengapa" kepada Tuhan :
Melepaskan pertanyaan "mengapa" dan rasa bersalah, lalu menggantinya dengan kepercayaan bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik meskipun sulit dimengerti.