Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Identitas Tuhan Yesus

Selasa, 18 Maret 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Yohanes 7:25-36

Audio Ayat

Audio Renungan

Mengapa banyak orang yang sulit percaya bahwa Tuhan Yesus sungguh-sungguh Mesias dari Allah yang telah dinubuatkan Perjanjian Lama? Apa yang menghalangi mereka untuk mengakui kebenaran yang sudah dinyatakan Alkitab?

Sebagian penduduk Yerusalem yang melihat ketidakberdayaan para pemimpin Yahudi untuk menangkap Tuhan Yesus (25-26) mulai mempertimbangkan kemungkinan bahwa Yesuslah Mesias itu. Hanya saja, bagi mereka sosok Mesias itu masih misteri (27). Memang mereka mengenal Yesus sebagai manusia, tetapi mereka tidak mengenal Dia sebagai yang Ilahi. Mereka tidak mengenal Tuhan Yesus karena mereka tidak mengenal Allah Bapa (28), yaitu Allah Bapa yang benar yang mengutus Yesus. Hanya Tuhan Yesus yang mengenal Allah Bapa (29). Oleh sebab itu, untuk mengenal Allah Bapa, mereka harus menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus. Sebagian dari orang banyak yang mendengar pengajaran-Nya itu, membuka hati mereka pada fakta dan kebenaran sehingga mereka percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias (31). Hanya orang yang hatinya terbuka kepada Allah yang akan dimampukan mengenali Tuhan Yesus sebagai Mesias.

Namun, para pemimpin Yahudi justru bertekad untuk menangkap Tuhan Yesus (30, 32) karena tindakan dan sikap- Nya mengancam status quo mereka. Bukan hanya tidak percaya, mereka menjadikan Tuhan Yesus sebagai musuh mereka. Maka Yesus menegaskan kepada para musuh-Nya, bahwa pada waktu-Nya Dia akan kembali kepada Bapa (33; ini membuktikan kebenaran kemesiasan-Nya). Namun mereka tidak dapat pergi kepada Bapa karena mereka tinggal dalam dosa-dosa mereka (34; karena mereka tidak percaya kepada Yesus).

Memang hanya oleh anugerah Allah Bapa, seseorang bisa memahami dan menerima Yesus sebagai Mesias yang dari Allah. Hanya dengan hati yang terbuka dan percaya kepada Yesus, kita bisa mendapatkan pengampunan dari Allah Bapa. Sikap hati yang bermusuhan terhadap kebenaran membutakan mata rohani kita terhadap Allah.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA