Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Iman dalam Hubungan
Jumat, 31 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Korintus 6:11-7:1
Audio Ayat
Audio Renungan
Orang yang telah menerima anugerah Kristus, tidak seharusnya bermain-main dengan dosa. Anugerah Tuhan harus direspons dengan hidup yang benar dan kudus.
Dalam nas ini, Paulus menantang mereka untuk memisahkan diri dari pengaruh orang-orang yang tidak memercayai Allah (6:14). Dari sisi kehidupan sosial, jemaat Korintus yang merupakan kelompok minoritas, seharusnya menjalin ikatan dengan orang-orang sekitar agar hidup mereka aman. Tetapi Paulus memperingatkan adanya bahaya apabila kita hidup terlalu dekat dengan orang-orang yang tidak percaya. Ia meminta mereka untuk memeriksa kembali kedekatan mereka dengan dunia (6:15-16).
Bagian ini seringkali diterapkan pada masalah memilih teman hidup atau rekan bisnis. Paulus memang menentang pernikahan dengan orang yang berbeda iman (1Kor. 7:39), dan orang memang harus berhikmat dalam menjalin rekanan bisnis. Fokus Paulus di sini adalah hubungan yang dapat membuat orang menjadi tidak percaya kepada Kristus, misalnya yang berkaitan dengan penyembahan berhala. Paulus ingin mereka menjauhkan diri dari praktik semacam ini. Sebagaimana terang dan gelap tidak bisa bersatu, demikianlah orang beriman dan orang tidak beriman. Allah berdiam di antara umat-Nya dan menjadikan mereka bait-Nya (6:16). Karena itu, mereka bertanggung jawab untuk membersihkan diri dari segala sesuatu yang dapat membuat mereka tercemar oleh dosa, baik yang bersifat jasmani maupun rohani. Tujuannya adalah mencapai kekudusan (7:1).
Renungkan: Bagaimana dengan kita yang hidup di negeri majemuk, yang penuh dengan keragaman ini? Tentu saja kita tidak boleh mengasingkan diri dan menjadi eksklusif. Tetapi jangan jadikan iman mereka sebagai iman kita. Pemahaman yang dangkal akan iman Kristen dapat membuat kita menyerap pemahaman iman orang-orang di sekitar kita. Ini bahaya! Karena itu, bacalah Alkitab dan pelajari kebenaran yang terdapat di dalamnya.