Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Injil untuk Semua
Senin, 7 Juli 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Kisah Para Rasul 19:1-10
Audio Ayat
Audio Renungan
Rupanya Apolos tidak sendirian. Di Efesus, Paulus juga menemui orang-orang yang hanya mengetahui baptisan Yohanes (1-2). Mereka mengenal Mesias hanya dari pemberitaan Kitab Suci (Perjanjian Lama) melalui pengajaran Yohanes Pembaptis.
Bagi Paulus, menjadi percaya berarti menerima Roh Kudus, dan menerima Roh Kudus adalah bukti bahwa orang telah percaya. Rupanya waktu itu pertanyaan tentang iman kepada Yesus Kristus, pertobatan, dan menerima Roh Kudus adalah pertanyaan standar saat orang menerima baptisan. Maka waktu Paulus tahu bahwa mereka belum kenal Roh Kudus, ia tahu bahwa sesungguhnya mereka belum terhitung dalam bilangan orang percaya. Sebab itu Paulus mengajar mereka (3-4). Lalu mereka percaya dan menerima Roh Kudus (6), seperti yang telah dialami para murid pada peristiwa Pentakosta (Kis. 2). Ini bukan peristiwa pembaptisan ulang atau pengalaman rohani kedua, karena baptisan pertobatan yang telah mereka terima dari Yohanes bukan hanya tidak lengkap tetapi juga jadi usang (lih. Luk. 16:16). Penumpangan tangan Paulus atas mereka menjadi tanda bahwa mereka saat itu tergabung ke dalam gereja, yaitu orang-orang yang percaya kepada Kristus dan menerima Roh Kudus (band. Kis. 8:17). Dalam kebesaran kasih karunia-Nya, Tuhan menganugerahkan karunia bahasa roh dan nubuat sebagai konfirmasi bahwa berkat keselamatan telah menjadi milik mereka.
Renungkan: Mempelajari kisah ini membuat kita memahami, bahwa Injil perlu diberitakan bukan hanya kepada mereka yang belum pernah mendengarnya sama sekali. Injil juga harus diwartakan kepada mereka yang tahu tentang Yesus Kristus namun belum menerima Dia sebagai Juruselamat mereka secara pribadi. Kita tidak boleh lupa membimbing orang-orang (terutama generasi muda), agar mereka sungguh mengenal Yesus oleh Roh Kudus dan bukan sekadar tahu tentang Yesus.