Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Sihir vs Kuasa Tuhan

Selasa, 8 Juli 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Kisah Para Rasul 19:11-20

Audio Ayat

Audio Renungan

Selain melalui Injil, Allah juga menyatakan kuasa-Nya melalui mukjizat yang dilakukan oleh Paulus (11-12). Mukjizat ini merupakan tanda yang menggarisbawahi pesan Injil yang disampaikan oleh Paulus.

Keajaiban mukjizat membuat beberapa tukang jampi keliling, yang adalah anak-anak Skewa, ingin meniru tindakan Paulus. Mereka ingin mengusir roh jahat dalam nama Yesus (13), tanpa mereka sendiri merasa perlu terlebih dulu percaya pada Yesus. Perbuatan itu pada intinya justru merupakan penghinaan terhadap Yesus, sebab telah membuat nama-Nya menjadi mantera. Tentu saja Yesus tidak menyertai mereka. Tak heran bila roh jahat itu tidak takut dan malah balik menyerang anak-anak Skewa. Roh jahat hanya takut pada orang yang menghormati Yesus seperti Paulus, tetapi tidak takut kepada orang-orang yang tidak menghormati nama Tuhan Yesus (15). Mereka memakai nama Yesus tidak seperti Paulus, yakni sebagai orang yang secara pribadi mengenal Dia, percaya pada-Nya dan menjadi milik-Nya.

Peristiwa ini membuat banyak orang Kristen di Efesus mengerti bahwa praktek sihir yang dilakukan anak-anak Skewa adalah tindakan yang bertentangan dengan firman Tuhan. Mereka menyadari kesalahannya karena telah terlibat dalam praktek sihir. Maka sebagai kesaksian mengenai pertobatan dan ketaatan mereka, mereka pun rela menghancurkan kitab-kitab sihir mereka yang berharga mahal di depan publik (18-19). Inilah demonstrasi pertobatan yang radikal dan mahal! Ini bukan kasih paksaan tetapi hasil karya kuasa firman yang mengerjakan pembaruan di hati manusia.

Renungkan: Budaya kita sedikit banyak mirip kepercayaan di Efesus. Melalui penggunaan media, berbagai kepercayaan yang jahat di hadapan Allah mengalami kebangunan dan penyiaran yang meluas. Bisa jadi ada orang yang menyebut diri Kristen, tetapi masih terlibat dalam kepercayaan dunia gelap itu. Kita perlu berdoa agar firman kebenaran beroperasi lebih dalam di gereja-gereja di seluruh Indonesia.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA