Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Inti Pemberitaan Injil
Sabtu, 11 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
1 Korintus 15:1-11
Audio Ayat
Audio Renungan
Paulus menganggap penting untuk menyadarkan jemaat Korintus akan intisari Injil yang telah diberitakannya. Jemaat Korintus telah menerima Injil dan hidup di dalamnya. Karena itu, tak dapat disangkal bahwa jemaat Korintus telah menerima keselamatan (1). Namun ada catatan penting yang bukan hanya harus selalu diingat dan dipegang, tetapi juga ditambahkan kepada pengetahuan mereka tentang Injil ( 2).
Pertama, Injil harus dipahami sebagai suatu kesatuan berita tentang kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Paulus menekankan bahwa kematian dan kebangkitan-Nya adalah rangkaian peristiwa yang menjadi intisari Injil. Kristus mati karena dosa-dosa manusia, dikuburkan, dan dibangkitkan pada hari yang ketiga sesuai nubuatan Kitab Suci (3,4; bdk. Yes. 53:4-6,8,11-12; Hos. 6:2; Yun.1:17). Fakta kebangkitan-Nya, sebagaimana disaksikan para saksi mata, antara lain: Kefas, kedua belas murid, lebih dari lima ratus pengikut Kristus, Yakobus, para rasul, dan yang paling akhir Paulus sendiri (5-8), menggagalkan keraguan beberapa orang terhadap kebangkitan orang mati.
Kedua, Injil harus menjadi motivasi pembawa berita. Paulus telah dipilih sebagai saksi kebangkitan Yesus dan dipanggil menjadi rasul Kristus --- meskipun ia menganggap dirinya rasul yang paling hina karena ia menganiaya jemaat Allah (9). Ia menganggap kasih karunia Allah yang telah dianugerahkan kepadanya, yaitu Injil keselamatan, menjadi motivasi yang kuat baginya bekerja lebih keras dibandingkan dengan rasul lainnya (10-11).
Renungkan: Hendaknya gereja tidak melupakan fondasi yang membuatnya menjadi besar dan kokoh, yakni Injil Yesus Kristus. Oleh pengurbanan Kristus, maka gereja hadir menjadi terang di tengah-tengah dunia yang gelap. Itu sebabnya, saat gereja memberitakan Kabar Baik, banyak orang membuka hatinya untuk diperbarui oleh Injil Kristus. Apabila hal yang sangat penting ini dilupakan, maka gereja dan kehidupan kekristenan terancam bahaya.