Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Pengharapan yang Akan Datang
Minggu, 12 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
1 Korintus 15:12-19
Audio Ayat
Audio Renungan
Perbedaan pandangan tentang kebangkitan orang mati dalam masyarakat pluralis di Korintus, bisa saja mempengaruhi dan menjadi penyebab lunturnya iman jemaat Tuhan. Dalam hal ini, Paulus jeli mengantisipasi masuknya pandangan yang tidak sesuai dengan iman Kristen ke dalam kehidupan jemaat. Paulus menegaskan penolakannya terhadap dua pandangan tersebut. Jemaat harus menyimak dengan saksama, jika tidak ingin menjadi orang yang paling malang dari segala manusia (19).
Pertama, Paulus menolak pandangan orang Saduki dan orang Yahudi yang dipengaruhi konsep Yunani bahwa tidak ada kebangkitan orang mati. Jemaat Korintus pun seharusnya menolak pandangan itu. Dengan gaya retoris, Paulus berargumen bagaimana mungkin ada di antara jemaat yang mengatakan tidak ada kebangkitan orang mati (12). Pertanyaan Paulus jelas mendorong mereka untuk menerima kebangkitan orang-orang percaya karena mereka sudah setuju dengan Paulus bahwa Yesus telah dibangkitkan (12-16).
Kedua, Paulus menolak pandangan Yunani tentang keabadian jiwa tanpa adanya kebangkitan tubuh. Kebangkitan Kristus tidak hanya mencakup aspek kehidupan iman, tetapi juga pengharapan terhadap kehidupan masa yang akan datang. Pada kehidupan mendatang, kita akan dibangkitkan bersama Kristus dengan tubuh sorgawi (18-19; bdk. 15:35-49; Dan. 12:2). Jemaat Korintus seharusnya tidak hanya menaruh pengharapan pada Kristus di dunia ini, tetapi juga pengharapan akan tubuh kebangkitan (19).
Pandangan-pandangan yang bertentangan dengan kebangkitan Yesus patut ditolak. Hal itu demi menjamin kepercayaan yang tidak sia-sia, hidup dalam pengampunan dosa dan hidup dalam pengharapan yang akan datang.
Renungkan: Iman yang berlandaskan pada kebangkitan Yesus menjamin pengharapan akan kehidupan yang akan datang.