Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Jalan Pemuliaan

Rabu, 9 April 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Yohanes 12:27-36

Audio Ayat

Audio Renungan

Yesus telah tiba pada tahap akhir pelayanan-Nya kepada orang Yahudi. Menyambung ucapan-Nya dalam ayat 23, Yesus menjelaskan bagaimana Ia dimuliakan, yakni ketika Ia ditinggikan di salib (32-33), seperti yang dinyatakan dalam Yesaya 52:13. Salib bukanlah pertanda kekalahan, melainkan pemuliaan: kematian Yesus mendatangkan penghakiman kepada dunia yang menolak Dia (31) dan keselamatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya (32). Bapa pun telah memuliakan nama-Nya (28a) melalui seluruh pelayanan Yesus di bumi, yang dituntaskan-Nya di salib (Yoh. 17:4;13:31). Bapa akan memuliakan nama-Nya lagi (28b) ketika melalui salib itu, Yesus menarik semua orang datang kepada-Nya (32). Jalan pemuliaan adalah jalan salib.

Menghadapi "saat" dan realitas kengerian salib itu, Yesus merasakan kesedihan yang mendalam serta kegelisahan yang mencekam (27; lihat Mrk 14:34). Bahkan tersirat dalam benak-Nya suatu keinginan untuk dilepaskan dari "saat" itu (bdk. Mrk. 14:35-36). Inilah kemanusiaan Yesus yang sejati: Ia merasakan ketakutan dan kesedihan ketika derita menimpa dan ajal menjelang. Di Injil Yohanes tidak kita jumpai pergumulan Yesus di taman Getsemani, seperti yang ada di dalam injil-injil lain, tetapi ayat 27 ini melukiskan pergumulan yang sama.

Penghakiman atas dunia dan penguasa dunia (31) berkaitan dengan kehadiran Yesus, sebagai Terang Dunia (Yoh. 8:12; 9:5,35-37). Yesus datang membawa hidup dan terang kepada umat manusia (Yoh. 1:4, 5,9), yang karena dosanya dikuasai kegelapan dan berjalan di dalamnya (35-36). Kini, Ia memperhadapkan orang banyak pada fakta penghakiman itu dan tantangan untuk segera menentukan sikap: "Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu." Urgensi panggilan ini ditekankan karena sebentar lagi terang itu akan berlalu dari antara mereka. Kepergian Yesus "bersembunyi" (36b) melambangkan secara dramatis berlalunya terang itu. Fakta penghakiman dan tantangan untuk segera menentukan sikap juga diperhadapkan pada kita. Bagaimana respons kita?

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA