Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kemuliaan Melalui Kematian
Selasa, 8 April 2025 ā Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 12:20-26
Audio Ayat
Audio Renungan
Seorang pemadam kebakaran, sering kali harus mempertaruhkan nyawa saat menghadapi kobaran api demi menyelamatkan jiwa orang lain. Tidak jarang mereka berhasil dalam tugasnya, tetapi tidak sedikit pula petugas pemadam kebakaran yang mengorbankan nyawanya sendiri demi orang lain.
Sambutan orang banyak yang luar biasa terhadap Tuhan Yesus, membuat beberapa orang Yunani yang menuju Yerusalem ingin bertemu Dia (20-22). Mengapa mereka ingin bertemu Tuhan Yesus? Kemungkinan karena mereka telah mendengar bahwa Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus. Namun, jawaban Tuhan Yesus bagi mereka terdengar janggal sebab Ia justru bicara soal waktu dan kemuliaan (23).
Tuhan Yesus membicarakan tentang diri-Nya sebagai Anak Manusia yang telah ditentukan jalan hidup-Nya untuk mati bagi orang banyak. Ia berbicara tentang kemuliaan yang akan diterima-Nya dari Allah saat Ia mengurbankan diri-Nya sendiri bagi orang banyak itu. Tuhan Yesus memakai ilustrasi satu biji yang harus mati supaya menghasilkan banyak buah. Ia mengumpamakan kematian-Nya itu dengan kematian satu biji, supaya menghasilkan kehidupan bagi orang banyak (24). Dampak kematian-Nya yang menghidupkan banyak orang akan digenapi saat Ia mengurbankan diri-Nya di kayu salib. Pengurbanan-Nya itu bukan dilakukan demi kehendak Bapa saja, melainkan oleh kehendak Yesus sendiri (25).
Seorang hamba Tuhan, Peter Claver, pernah berkata: āAgar dapat melakukan kehendak Tuhan, seseorang harus menganggap rendah dirinya sendiri: seseorang yang makin āmatiā bagi dirinya sendiri akan makin hidup dalam kehendak Tuhan.ā Memang tidak mudah āmatiā bagi diri sendiri supaya menolong banyak orang lain, tetapi di akhir jalannya ia akan menuai kemuliaan, yaitu pengakuan dari Allah Bapa. Maukah Anda menjadi bagian dari rencana Tuhan bagi dunia ini?