Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Jangan Kecewakan Allah

Selasa, 22 September 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Kejadian 41:1-16

Audio Ayat

Audio Renungan

Adakalanya Tuhan ingin mengajar kita untuk bersabar dalam menantikan waktu yang ditetapkan-Nya untuk memberikan berkat kepada kita. Yang kita butuhkan adalah kepercayaan penuh kepada Dia, ketika segala sesuatu dalam hidup kita berjalan tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Fakta bahwa Yusuf pernah menafsirkan mimpi kepala juru minuman dan kepala juru roti menunjukkan bahwa Allah telah berbicara kepada Yusuf. Dapatkah Anda bayangkan perasaan Yusuf ketika itu? Tentu ia senang ketika Allah berbicara dan memberi arti mimpi masing-masing pegawai Firaun. Sangatlah normal jika Yusuf berharap bahwa hal itu akan membuka jalan keluar bagi dirinya yang sedang di penjara. Namun, yang terjadi, Yusuf dilupakan oleh orang yang telah ia tolong. Dua tahun lamanya Yusuf dilupakan. Dua tahun lamanya Yusuf memiliki waktu untuk merenungkan mengapa Tuhan seakan-akan meninggalkan dia. Namun, Yusuf tetap sabar, ia tidak menjadi marah dan kecewa pada Tuhan.

Dalam penentuan Tuhan, masa dua tahun yang seolah tanpa hasil, ternyata membawa dia untuk menghadap Firaun.

Kepercayaan Yusuf pada Tuhan teruji melalui cara ia menjawab pertanyaan Firaun mengenai kehebatan yang ia miliki. Tanpa ragu, Yusuf mengedepankan pertolongan Tuhan dan bukan menyombongkan dirinya. Ini menunjukkan bahwa Yusuf tidak marah dan tidak kecewa kepada Tuhan. Yusuf tetap setia, tetap percaya dan tetap bersandar pada Tuhannya.

Bagaimana dengan kita sendiri? Ketika Tuhan seolah diam dan tidak menjawab doa kita, apakah kita juga mampu bersikap seperti Yusuf yang tidak menjadi kecewa pada Tuhan? Adakah kita mampu merendahkan diri dan mengakui kekuasaan serta berkat Tuhan di dalam hidup kita sebagai ganti dari keinginan hati untuk dikenal sebagai pribadi yang hebat? Tetaplah percaya kepada Tuhan sebab Ia tahu apa yang harus diperbuat dan kapan harus melaksanakan rencana-Nya tersebut. Yang kita butuhkan adalah belajar untuk tetap percaya dan tidak menjadi kecewa, bahkan di dalam saat-saat ketika Tuhan seolah diam.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA
Jangan Kecewakan Allah — Kejadian 41:1-16 | GeMA - Gemar Membaca Alkitab