Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Jangan Sesat!
Rabu, 27 Mei 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yudas 1:5-19
Audio Ayat
Audio Renungan
Menjauh dari Allah? Kita mungkin akan menggelengkan kepala untuk menolak ajakan itu. Marilah perhatikan tindakan, gaya hidup, pola konsumsi kita, apakah semuanya sudah sesuai kehendak Allah?
Yudas memberi contoh untuk menjelaskan bahwa di antara komunitas orang beriman, ada yang memberontak terhadap Allah. Misalnya orang Israel yang mengalami kedahsyatan Allah saat dibebaskan dari Mesir (5). Beberapa dari antara mereka tidak memercayai Allah. Akibatnya, Tuhan menghukum dengan tidak membiarkan mereka masuk ke tanah perjanjian. Sama seperti sekelompok malaikat yang semula punya hak istimewa untuk tinggal di dekat Allah (6), namum mereka memberontak melawan Allah. Tentu saja mereka akan menerima murka-Nya! Contoh lain adalah Sodom dan Gomora, dengan penyimpangan seksual mereka (7). Mereka menerima hukuman (Kej. 19:1-29).
Bagi Yudas, para penyesat itu seperti pemimpi yang hidup dalam dunia religius yang tidak nyata, yang menginginkan kehidupan beriman sesuai keinginan sendiri (8-10). Mereka seperti Kain, yang menjalankan ritual agama tanpa iman; atau seperti Bileam, yang mempraktikkan hidup keagamaan untuk keuntungan pribadi; atau seperti Korah, yang menolak otoritas Allah (11). Selain itu mereka juga rakus (12). Tak heran bila Yudas menggambarkan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak punya kualitas iman (12-13) karena hidup menuruti hawa nafsu (18-19). Mereka tidak membiarkan Roh Kudus memimpin hidup mereka. Sebab itu Yudas memperingatkan bahwa mereka akan dihukum Allah (14-16).
Renungkan: Selidiki diri kita, masih adakah sisi hidup yang tidak kita serahkan untuk dipimpin Roh Kudus? Masih adakah aspek hidup yang kita hindarkan dari mata tajam Allah karena keinginan memuaskan diri? Kiranya kita memperlihatkanlah hidup yang sesuai dengan iman dan pengenalan akan Tuhan yang kudus.