Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Keajaiban Allah Berlaku Universal
Sabtu, 6 Desember 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Efesus 2:11-22
Audio Ayat
Audio Renungan
Dosa menyebabkan orang melupakan Allah. Akibatnya, egoisme, curiga, sombong, dan perseteruan antaretnis menjadi bagian dari kehidupan manusia. Dalam keadaan demikian, bagaimana mungkin kita dapat bersekutu dengan Allah melalui hadirat-Nya?
Komunitas Allah di sini tidak lagi menunjuk pada etnis Yahudi saja, tetapi juga kepada etnis non-Yahudi. Oleh sebab itu, Paulus menempatkan etnis non-Yahudi sebagai umat yang juga dapat menikmati karya Kristus (13). Paulus menjelaskan hal ini karena di jemaat Efesus banyak orang yang baru bertobat dan berasal dari etnis non-Yahudi. Mereka sungguh mengetahui dan menyadari bahwa program Allah dalam Perjanjian Lama sebagian besar memang hanya melibatkan orang-orang etnis Yahudi. Kondisi ini menimbulkan kesombongan dalam diri orang-orang Yahudi yang selalu berusaha agar orang-orang non-Yahudi tidak pernah melupakan hal itu.
Bangsa Israel salah besar jika menganggap Allah dan karya-Nya adalah mutlak hak mereka, sebab Allah juga berjanji bahwa Ia akan menciptakan âdamai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekatâ (band. Yes. 57:19). Janji itu dipenuhi dalam dan melalui penyaliban Yesus Kristus, yang tidak hanya mendamaikan etnis Yahudi dan non-Yahudi dari perseteruan, tetapi juga mendamaikan kedua etnis tersebut dengan diri-Nya dalam satu tubuh, yaitu jemaat (13-18). Umat yang diperdamaikan itu dilihat sebagai Bait Allah Perjanjian Baru. Penggenapan perjanjian Allah itu bukan pada bangunannya, tetapi pada persekutuan yang hidup dari anggota keluarga Allah yang didasari oleh pewartaan janji Allah melalui para nabi Perjanjian Lama dan kesaksian para rasul tentang Kristus.
Renungkan: Di dalam ibadah, pergaulan, dan karya kita, sepatutnyalah nama Tuhan ditinggikan.