Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kedudukan Rohani dalam Kristus
Jumat, 5 Desember 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Efesus 2:1-10
Audio Ayat
Audio Renungan
Setelah menjelaskan kekayaan rohani kita di dalam Kristus, Paulus menekankan dua hal, yaitu: kedudukan rohani jemaat di dalam Kristus dan apa yang Allah perbuat terhadap orang-orang Yahudi dan non-Yahudi.
Paulus mengungkapkan apa yang telah diperbuat Allah bagi orang berdosa. Ia memaparkan status dan kondisi hidup jemaat Efesus, bahkan juga dirinya sebelum menerima Kristus (3). Paulus ingin agar jemaat makin memahami perbedaan tajam antara akibat dosa dan anugerah. Jemaat yang hidup di luar Kristus memiliki kehidupan rohani yang kosong dan hidup dalam ketidakberdayaan menghadapi dunia. Sebaliknya, jemaat yang hidup di dalam Kristus akan dihidupkan, diperbarui dan dibangkitkan untuk hidup dalam kemuliaan kuasa pemerintahan dan kedaulatan Kristus. Pada bacaan esok hari, Paulus menjelaskan tentang status dan kondisi orang-orang Yahudi dan non-Yahudi yang berseteru, melalui kebangkitan-Nya didamaikan dan dibangun menjadi Bait Allah (11,22). Keajaiban anugerah Allah telah mengeluarkan kita dari kubangan dosa yang dahsyat dan ditempatkan dalam ruang takhta kemuliaan-Nya.
Tepat bila dikatakan bahwa orang yang hidup tanpa Kristus sebenarnya adalah mati. Dosa asal dan dosa perbuatan sangat mematikan, dalam arti mencemarkan hati, menggelapkan pikiran, melumpuhkan kehendak, dan menjerumuskan orang ke dalam kebinasaan. Hidup dapat berubah radikal hanya oleh dan dalam Kristus. Hanya Dialah yang mampu mengubah seluruh hidup lama kita yang cemar oleh dosa, menjadi suatu ciptaan baru berciri kemuliaan Allah (10).
Renungkan: Allah tidak dapat bekerja di dalam kita tanpa Ia terlebih dahulu bekerja bagi kita, dan tanpa kita percaya kepada anak-Nya. Melalui firman Allah, doa dan penderitaanlah Allah bekerja dalam kita.