Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kekuatan dalam Pelayanan
Minggu, 26 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Korintus 4:1-6
Audio Ayat
Audio Renungan
Apa rahasia Paulus sehingga ia tidak tawar hati meski mengalami banyak rintangan dalam pelayanan? Ia sadar bahwa pelayanan pemberitaan Kristus begitu mulia (3:17-15). Menjadi pelayan Injil merupakan kehormatan yang berasal dari kemurahan Allah semata (1). Kesadaran ini membangkitkan dua hal. Pertama, ketegasan untuk tidak menodai pelayanan yang mulia dengan tindakan dan motivasi yang tidak murni (2a). Kedua, bersungguh-sungguh agar Injil dapat diberitakan dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh para pendengar tanpa kehilangan maknanya (2b).
Jika dalam kenyataannya masih ada orang yang tidak menerima Injil, bagaimana kita harus menilai pelayanan tersebut? Paulus menegaskan bahwa penolakan terhadap Injil adalah fakta bahwa hati orang digelapkan oleh dosa, kuasa kejahatan, dan daya tarik dunia (3-4). Mereka yang termasuk di dalamnya adalah orang yang memang tidak ingin percaya kepada Allah. Mereka tidak menyadari bahwa di luar Injil tidak ada keselamatan dan makna hidup yang sejati.
Oleh karena pelayanan Injil adalah mewartakan kemuliaan Kristus, maka Paulus tidak menonjolkan ingin dirinya (5). Tema ini menegaskan ulang perbedaan prinsip pelayanan Paulus apabila dibandingkan dengan hamba-hamba Tuhan palsu, yang menonjolkan diri mereka untuk mencari hormat dari jemaat Korintus. Perhatian Paulus tidak terpusat pada upaya untuk membuat orang mengaguminya, tetapi pada kesetiaan melayani agar Kristus dinyatakan dengan terang (6). Ia, yang pernah berjumpa dengan terang kemuliaan Kristus sewaktu menuju Damaskus, terus berharap bahwa melalui pelayanannya orang kembali berjumpa dengan terang Kristus itu.
Renungkan: Untuk setiap kita, ada bagian yang Tuhan ingin kita lakukan dalam pelayanan. Marilah kita menerimanya sebagai anugerah. Lakukan dengan hati yang murni hanya demi kemuliaan Injil Kristus makin terpancar, bukan demi alasan lainnya.