Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Injil dan Pemberitanya
Senin, 27 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Korintus 4:7-15
Audio Ayat
Audio Renungan
Paradoks adalah pernyataan yang seolah-olah bertentangan dengan pendapat umum, tetapi sesungguhnya mengandung kebenaran. Dalam nas ini, terlihat paradoks antara harta Injil yang tak ternilai dan pemberita Injil yang tak bernilai, yang Paulus sebut "bejana tanah liat" (7). Kerentanan "bejana tanah liat" itu terlihat saat Paulus menjalankan misinya (8-9). Di balik itu, ada maksud Allah, yaitu supaya orang bisa memahami bahwa kekuatan itu bersumber dari Allah saja (7). Meski Paulus ditekan dari berbagai sisi, tetap tidak bisa sepenuhnya disudutkan. Tidak pernah sampai tidak ada ruang untuk bergerak lagi dan tidak pernah sampai ada kata "menyerah".
Meski berisiko nyawa, Tuhan selalu menyelamatkan dia dari keputusasaan dan kehancuran. Sebagaimana penderitaannya bagaikan penderitaan Kristus, maka kelepasan yang berulang-ulang dialaminya merupakan bukti kuasa kebangkitan Tuhan (10-11; bdk. 2Kor.1:9-10). Kuasa itu tampak saat Paulus tidak putus asa waktu menghadapi maut dan perlawanan musuhnya. Kuasa iman itu membuat Paulus tidak akan diam saja (13). Pengalaman itu menguatkan jemaat Korintus supaya kebangkitan Kristus yang telah dialaminya akan membangkitkan juga orang percaya di Korintus. Penderitaan yang Paulus alami akan berujung pada kemuliaan Allah (14-15).
Kita tidak pernah mengharapkan mengalami penderitaan dalam pelayanan. Mungkin kita juga tidak bisa memahami "mengapa harus ada rintangan bagi orang yang melayani?" Wawasan dan pengalaman Paulus dalam penderitaannya, menolong kita memahami bahwa ada maksud Tuhan di balik semuanya itu. Melalui pelbagai kesulitan, kita mengambil bagian dalam penderitaan Kristus. Semuanya tidak akan sia-sia karena kita akan mengalami kemenangan-Nya atas semua penderitaan.
Renungkan: Jangan tawar hati dan mundur karena adanya tantangan dalam pelayanan. Ingatlah, Allah akan dimuliakan melalui pelayanan Anda.