Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kepedulian Ilahi
Senin, 10 Maret 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 6:1-15
Audio Ayat
Audio Renungan
Peristiwa Yesus memberi makan lima ribu orang adalah satu-satunya mukjizat Yesus yang dicatat oleh keempat Injil. Peristiwa yang terjadi di wilayah Galilea ini menjadi tanda keempat yang dicatat Yohanes untuk meneguhkan ke-Ilahi-an Tuhan Yesus.
Ke-Ilahi-an Tuhan Yesus tampak dari inisiatif-Nya untuk menyediakan makanan bagi orang banyak yang mengikuti Dia. Bagi para murid, Tuhan Yesus sedang mengajar mereka untuk percaya kepada otoritas Ilahi-Nya dalam memenuhi kebutuhan orang banyak. Dia tahu apa yang harus diperbuat-Nya (6). Uang dua ratus dinar (7) maupun lima roti jelai dan dua ekor ikan (9) hanya berfungsi sebagai sarana, bukan modal dasarnya. Tindakan Tuhan Yesus mengucap berkat atas makanan yang sedikit itu serta mukjizat pelipatgandaan-Nya (11) adalah demonstrasi kuasa ke-Ilahi-an-Nya kepada orang banyak. Mereka yang dikenyangkan oleh makanan itu mengakui Tuhan Yesus sebagai nabi yang dinubuatkan Musa (ayat 14; Ul 18:18). Perintah untuk mengumpulkan sisa makanan supaya tidak ada yang terbuang (Yoh. 6:12-13) menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan atas alam semesta ini dan tidak ada yang remeh di hadapan-Nya. Kepedulian Tuhan Yesus memberi makan orang banyak adalah kepedulian Ilahi yang jauh melampaui keprihatinan-Nya terhadap kebutuhan jasmani. Kepedulian-Nya itu bersifat holistik. Ia rindu menjamah dan memperbarui umat-Nya, mulai dari yang paling esensi, yaitu hati mereka. Itu sebabnya, Ia menghindar dari rencana mereka memaksa-Nya untuk menjadi raja, karena tujuan untuk pemenuhan kebutuhan jasmani mereka semata-mata (15).
Tuhan Yesus menyatakan kepedulian Allah kepada umat manusia. Kita sudah merasakan dan menikmati anugerah-Nya yang melimpah. Dengan demikian, kita dipanggil untuk mewartakan kepedulian-Nya atas kehidupan manusia berdosa dan menjadi sarana perwujudan kasih-Nya secara nyata bagi sesama.