Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kesaksian dari Atas
Minggu, 9 Maret 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 5:30-47
Audio Ayat
Audio Renungan
Hukum Taurat mengajarkan bahwa dakwaan di pengadilan hanya sah kalau didukung oleh dua saksi yang dapat dipercaya (Ul. 17:6). Dengan mengacu kepada lebih banyak saksi yang menguatkan kesaksian-Nya, Tuhan Yesus meneguhkan otoritas-Nya dan menyalahkan para pemimpin Yahudi yang mempersalahkan Dia.
Pertama, Tuhan Yesus menyatakan bahwa pekerjaan-pekerjaan-Nya merupakan saksi bahwa Dia melayani berdasarkan kehendak Allah Bapa (Yoh. 5:30, 36). Kedua, Yohanes Pembaptis adalah saksi manusia yang dengan jelas dan lantang menunjuk Tuhan Yesus sebagai penebus dosa manusia (lihat pasal 1:29). Ketiga, kesaksian Allah Bapa jauh lebih penting (ayat 5:37; lihat Mat.3:17; 17:5) karena Dialah yang mengutus Tuhan Yesus untuk menggenapi rencana keselamatan-Nya. Firman Allah di zaman Perjanjian Lama (Yoh. 5:39) dan kitab-kitab Taurat Musa (46) yang memberi kesaksian bahwa Kristus akan datang sebagai Juruselamat manusia makin melengkapi kesaksian Ilahi tersebut. Di sini terjadi suatu ironi. Para pemimpin Yahudi ini menerima Perjanjian Lama sebagai firman Allah dan percaya kepada Musa sebagai penegak agama Yahudi mereka, tetapi mereka menolak kesaksian Musa dan Perjanjian Lama mengenai Kristus. Masalahnya bukan pada kredibilitas saksi-saksi tersebut melainkan pada sikap hati yang pada dasarnya menolak percaya kepada Allah (38). Seseorang yang tidak percaya kepada Allah tidak memiliki kasih akan Allah (42) dan dengan sendirinya menolak hidup yang ditawarkan Allah (40).
Bagi kita orang percaya masa kini, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah kesaksian yang nyata dan hidup mengenai hidup, pengajaran, dan karya penyelamatan Tuhan Yesus yang melengkapi semua saksi yang ada lebih dahulu (Perjanjian Lama). Jadi, tidak perlu lagi orang meragukan kebenaran Yesus saat akan memercayai Dia. Hanya ada satu cara untuk meyakinkan orang lain bahwa Kristus adalah Juruselamat satu-satunya, yaitu melalui hidup kita yang sudah diubahkan-Nya!