Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Ketaatan Orangtua

Kamis, 10 September 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Kejadian 34:1-19

Audio Ayat

Audio Renungan

Sikhem bukan satu-satunya yang bertindak gegabah di dalam cerita ini. Yakub pun tak kalah gegabahnya dengan mendiamkan perkara tersebut. Ia secara pasif hanya menunggu anak-anaknya yang lain pulang dari padang. Entah apa yang mendasari sikap Yakub tersebut. Namun, dengan mengambil sikap menunggu hingga anak-anaknya yang laki-laki pulang dari padang, Yakub seakan hendak melimpahkan penyelesaian masalah Dina kepada anak-anaknya tersebut, sebuah sikap yang disesalinya sendiri di kemudian hari (30).

Di sisi lain, Hemor -ayah Sikhem- justru bertindak cepat terhadap keinginan anaknya untuk memperistri Dina (6). Hemor menemui Yakub untuk melamar Dina serta menawarkan negerinya untuk ditinggali oleh keluarga Yakub (10). Juga Sikhem sendiri pun telah meminta maaf dan bersedia menikahi Dina. Sementara anak-anak Yakub malah merancang kejahatan terhadap Hemor dan Sikhem dengan mengajukan persyaratan berkedok ritual keagamaan (15). Dan Yakub, sekali lagi diam saja.

Kisah Dina merupakan wujud dari kegagalan orang tua yang menjadi teladan bagi anaknya. Namun, yang paling utama adalah gagalnya manusia memenuhi kehendak Tuhan. Pada Kejadian 31:3 perintah Tuhan kepada Yakub sangat terang menyuruhnya kembali ke tanah nenek moyangnya, tempat di mana Ishak, ayahnya serta kaum keluarganya berada. Akan tetapi, dalam pejalanan menuju ke sana Yakub singgah dan mendirikan kemahnya di dekat wilayah orang kafir (Kej. 33:18-19). Ketidaktaatannya kepada perintah Tuhan ini ternyata mendatangkan petaka bagi keluarganya. Tak hanya itu, ketika prahara menimpa keluarganya, Yakub pun diam dan membiarkan anak-anak menyelesaikan perkara yang harusnya menjadi urusan orang tua. Sungguh bukanlah tindakan yang bijaksana.

Diam tak selalu emas! Ketika persoalan menimpa keluarga kita, baiklah orang tua segera mengambil tindakan untuk menyelesaikannya sambil datang kepada Tuhan dan berserah dalam doa. Sebab, mungkin saja persoalan itu disebabkan oleh sikap kita yang tidak taat pada perintah Tuhan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA