Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
ketika-rintangan-menghadang
Sabtu, 24 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Keluaran 5:1-21
Janji penyertaan Tuhan tidak serta merta membuat pelayanan berjalan mulus. Akan ada rintangan yang mencoba menghambat, bahkan menghentikan komitmen anak Tuhan.
Musa menghadap Firaun untuk meminta izin bagi Israel pergi ke padang gurun untuk beribadah (1). Firaun menolak permintaan itu sebab ia tidak mengenal Allah Israel (2). Mesir memiliki banyak dewa sehingga untuk apa pergi ke padang gurun menyembah Allah Israel? Firaun yakin bahwa dewa-dewi Mesir memiliki kuasa jauh lebih besar daripada allah-allah bangsa lain, termasuk Allahnya Israel. Bagi Firaun, perjalanan itu hanya membuang-buang waktu yang seharusnya dipakai untuk bekerja (3-5).
Sebagai jawaban atas permintaan Musa dan Harun itu, Firaun justru makin mempersulit keadaan orang Israel. Firaun meningkatkan pengawasan dengan ketat (6, 12-13). Ia menekan rakyat Israel dengan cara menghilangkan bahan baku, tetapi menuntut hasil yang sama dan kualitas kerja yang tidak berkurang sama sekali (7-8, 10-11). Dengan memperlakukan orang Israel sedemikian kejam, berat, dan tidak manusiawi, Firaun berharap akan membuat harapan Israel untuk bebas menjadi pupus dan semangat mereka untuk pergi menyembah Allah menjadi pudar (9). Firaun mengobarkan api diskriminasi di antara mandor Mesir dan Israel sebagai upaya memancing reaksi orang Israel supaya menganggap Musa dan Harunlah penyebab kesusahan ini sehingga bangsa Israel sendiri berbalik menyerang Musa dan Harun (14-21).
Keinginan kita untuk mencari Tuhan dan kehendak-Nya dapat dan sering dirintangi dengan berbagai alasan seperti keadaan diri yang tidak memungkinkan, keluarga yang menghambat, acara lain yang lebih menarik, keperluan lain yang lebih penting, dan sebagainya. Menghadapi situasi seperti ini seharusnya membuat kita semakin membulatkan tekad mencari Tuhan, tak peduli apa pun yang terjadi.
Renungkan
Yang kulakukan: Prioritasku adalah mengikut Tuhan walaupun banyak tantangan.