Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Kristus Diberitakan
Jumat, 13 Februari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Timotius 2:8-13
Audio Ayat
Audio Renungan
Paulus pernah berkata pada jemaat Filipi, baginya yang terpenting adalah Kristus diberitakan (band. Fil. 1:15). Meskipun ia harus difitnah ataupun dipenjara, ia tetap berbahagia asal injil tetap dikabarkan bagi setiap orang.
Keyakinan yang sama juga diungkapkan Paulus kepada Timotius. Ia mengingatkan muridnya untuk berfokus pada Kristus, sebagai isi utama dari pemberitaan Injil (8). Bahkan ia memberi teladan pada Timotius untuk kuat di dalam penderitaan (9-10). Ia sadar, kesempatannya untuk menyebarluaskan firman Allah menjadi terbatas. Sebagai seorang tahanan rumah, jelas Paulus tidak lagi bebas pergi ke kota-kota lain untuk mengabarkan injil. Meskipun demikian, ia tahu bahwa firman Allah tidak mungkin terbelenggu oleh kondisi yang dibuat oleh manusia (9).
Paulus yakin bahwa melalui penderitaan dan kesetiaan pada-Nya, maka kita akan beroleh hidup kekal bersama dengan Dia (11-12). Ia juga menguatkan iman anak rohaninya dengan mengingatkan akan kesetiaan Allah yang tak pernah berubah (13). Kesetiaan Allah itulah yang menjadi jaminan serta pengharapan orang percaya.
Firman ini tidak hanya berlaku untuk Timotius di masa itu, namun juga bagi semua orang percaya saat ini. Kita dipanggil untuk menjadi saksi bagi Allah dan mengabarkan Kristus kepada orang yang belum percaya. Tugas ini tentu tidak mudah, karena iblis tidak akan pernah tinggal diam membiarkan injil tersebar luas. Si jahat akan menggunakan berbagai macam cara untuk menggoda, menjatuhkan, dan menggagalkan upaya kita. Meskipun demikian, tetaplah bertahan dalam penderitaan dan percayalah bahwa tak satupun kuasa sanggup menghalangi Firman Allah tersebar hingga ujung bumi.
Renungkan: Pemberitaan Injil harus berpusat kepada Kristus dan bukan yang lain. Karena Dialah satu-satunya pengharapan dan sumber keselamatan bagi setiap orang percaya (band. Kis. 4:10-12). Di dalam Dia, setiap orang beroleh kekuatan untuk melewati kehidupan bahkan penderitaan.