Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Menanti Janji Tuhan

Selasa, 24 Maret 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Ibrani 11:8-16

Audio Ayat

Audio Renungan

Menunggu adalah suatu pekerjaan yang membosankan dan kadang menjengkelkan. Apalagi jika menantikan penggenapan suatu janji yang tidak kunjung terjadi. Akan tetapi, ada satu faktor yang memampukan seseorang bertahan dalam penantian itu, yaitu pengenalan yang baik dengan pihak yang berjanji sehingga orang tersebut dapat tetap percaya dan menunggu terpenuhinya janji itu.

Penulis Ibrani pada bagian ini menceritakan kembali kisah tentang Abraham. Ia disebut bapak kaum beriman sebab ketekunannya menantikan penggenapan janji Allah. Sekalipun perintah Allah untuk pergi meninggalkan negeri leluhurnya dan tinggal di tempat asing tidak menyertakan lokasi yang pasti dari tanah yang dijanjikan tersebut. Akan tetapi, Abraham dengan setia belajar mengikuti tuntunan Allah (8). Ia selalu siap sedia menantikan petunjuk Tuhan sampai ia tiba di Tanah Perjanjian (9-10).

Teladan Abraham ini seharusnya dicontoh oleh orang Kristen. Hidup di dunia ini hanya sebuah perjalanan yang sementara (13). Tujuan akhirnya ialah Surga. Suatu tempat abadi yang indah bersama Allah, bukan di dunia yang fana ini (14-16). Karena itu, dibutuhkan juga pengenalan akan Allah.

Dalam perjalanan tersebut, Abraham bukan hanya belajar menantikan pemenuhan janji Allah tetapi juga belajar akan siapa Allah. Ia mengetahui bahwa Sang Pemberi janji adalah pribadi yang setia dan dapat dipercaya. Ia yakin bahwa Tuhan tidak mungkin ingkar janji. Ia juga adalah pribadi yang mampu melakukan segala hal sekalipun itu mustahil bagi manusia. Buktinya, Allah menggenapi janji-Nya dengan memberikan Abraham dan Istrinya keturunan meskipun Sara mandul dan sudah sangat tua untuk melahirkan anak (11).

Renungkan: Kini, orang percaya memiliki Alkitab yang menunjukkan kesetiaan dan penggenapan janji Allah. Kristus juga telah hadir ke dunia untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa. Bahkan Ia mengutus Roh Kudus untuk menyertai perjalanan hidup setiap umat-Nya. Masihkah kita meragukan kesetiaan Tuhan?

POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Penghiburan dan Kedamaian yang Melampaui Akal (1 Tesalonika 4:13-14) : Meminta Roh Kudus sebagai Penghibur Sejati untuk memberikan damai sejahtera yang tidak dunia berikan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA