Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Percaya Walau Tampak Mustahil
Rabu, 25 Maret 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Ibrani 11:17-22
Audio Ayat
Audio Renungan
Kierkegaard, seorang filsuf Eksistensialis pernah menuliskan kisah mengenai perjalanan iman Abraham. Dalam satu bagian, Ia menyebut keyakinan Abraham sebagai iman yang nekad. Ia mengajak pembacanya untuk berandai-andai jika ternyata Allah yang disembah Abraham itu ternyata seorang yang sungguh jahat. Maka semua kesungguhannya hanya akan berakhir sia-sia. Sekalipun demikian, tujuan Kierkegaard semata-mata ingin mengajak pembacanya untuk berpikir lebih dalam dan mengenal Allah dengan baik.
Abraham mengenal Allah sebagai Pribadi yang mengasihi dan memelihara. Ia telah melihat kuasa Allah yang membuat Sara mengandung dan melahirkan Ishak pada masa tuanya. Ia juga merasakan berbagai kebaikan yang Allah berikan padanya. Maka ia pun yakin akan janji Tuhan tentang Ishak sebagai pewarisnya pasti ditepati-Nya. Sekalipun Ishak harus tetap dikurbankan, Dia pasti sanggup membangkitkan dan mengembalikan anaknya itu lagi (19; band. Kej. 22:5). Teladan iman Abraham ternyata juga diikuti oleh keturunannya, seperti Ishak (Ibr. 11: 20-22, band. Kej. 27:27-29), Yakub (Kej. 48:14-16), hingga Yusuf.
Kisah hidup para bapak leluhur Israel ini juga dialami oleh umat Israel di kemudian hari. Sekalipun mereka sering menghianati kasih-Nya, namun Ia terbukti tetap setia dan berkuasa. Ia membebaskan dan menuntun umat-Nya menuju tanah Perjanjian. Ia terus menerus mengampuni umat Israel dan memperbaharui perjanjian-Nya. Sampai akhirnya, Ia menepati ikrar-Nya untuk mendatangkan Mesias yang akan menebus dosa seluruh manusia.
Kesetiaan dan kebaikan Allah tetap dapat dirasakan hingga saat ini. Orang Kristen masa kini dapat mengalami kebaikan dan kesetiaan Allah melalui penebusan Kristus dan penyertaan Roh Kudus di dalam setiap hati umat-Nya. Karena itu, kita tidak boleh meragukan kebaikan Allah. Sebaliknya, kenalilah Dia melalui firman-Nya. Alamilah kasih dan kuasa-Nya di dalam perjalanan hidup masing-masing orang percaya.
Renungkan: Allah itu setia dan akan mengerjakan segala hal yang baik bagi umat-Nya.
POKOK DOA 40 Hari Prapaskah 2026
Bersyukur dalam Ratapan (Ayub 1:21) :
Jujur kepada Tuhan tentang rasa marah, sedih, dan bingung, namun tetap mengucap syukur atas kasih dan kenangan yang diberikan bersama orang - orang terkasih yang sudah mendahului.