Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Menepati Janji
Kamis, 1 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Kejadian 44:18-34
Audio Ayat
Audio Renungan
Kualitas karakter seseorang teruji ketika ia mendapat tantangan, tekanan dan kesulitan. Disini Yehuda kembali memperlihatkan kualitas karakternya. Ia berani mengambil risiko untuk melindungi Benyamin, adiknya. Ia yang maju untuk menghadapi Yusuf ketika Benyamin akan dijadikan budak oleh Yusuf karena di dalam karungnya kedapatan piala perak Yusuf (Kej. 44:12).
Ungkapan “Yehuda dan saudara-saudaranya” (Kej. 44:14) mengingatkan kita bahwa Yehuda sekarang menjadi juru bicara untuk keluarga. Terasa sekali bedanya ketika Yehuda masih muda, ia tidak mengasihi saudaranya ataupun ayahnya. Dia telah meyakinkan saudara-saudaranya untuk menjual Yusuf sebagai budak (Kej. 37:27), kemudian ia bersama-sama saudara-saudaranya membohongi ayahnya tentang nasib Yusuf (Kej. 37:32). Yehuda juga telah tidur dengan Tamar menantunya (Kej. 38). Namun, oleh kasih karunia Allah, Yehuda telah diubah! Pria yang telah menjual salah satu adiknya untuk menjadi budak, sekarang berani menawarkan diri untuk menjadi budak ganti adiknya. Dia begitu peduli akan ayahnya dan begitu mengasihi adiknya sehingga ia bersedia mati untuk mereka.
Pembelaan Yehuda ini merupakan pembelaan manusia yang terpanjang di dalam kitab Kejadian dan merupakan salah satu pidato paling mengharukan yang ada di dalam Alkitab. Yehuda tahu risiko yang dihadapinya untuk membela keselamatan adiknya. Ia tahu bahwa Yusuf bisa saja membunuhnya. Namun, Yehuda berani maju untuk membela keluarga dan memohon belas kasihan Yusuf.
Yehuda telah berjanji kepada Yakub bahwa ia akan menjamin keamanan Benjamin muda (Kej. 43:9). Sekarang Yehuda punya kesempatan untuk menepati janji itu. Menjadi budak adalah nasib buruk, tetapi Yehuda bertekad untuk menepati janjinya kepada ayahnya. Dia menunjukkan keberanian yang besar dalam melaksanakan janjinya. Menepati janji berarti menjalankan apa yang telah dijanjikan secara bertanggung jawab dengan tekad dan keberanian, termasuk bila harus berkurban.